Kamis 15 Apr 2021 12:44 WIB

Gitar Bob Dylan dari Album 'Blonde On Blonde' Dilelang

Gitar Bob Dylan dilelang dibuka dari harga Rp 314 juta.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Gitar yang dimainkan oleh Bob Dylan pada album studi ketujuhnya 'Blonde On Blonde' akan dilelang.
Foto: AP
Gitar yang dimainkan oleh Bob Dylan pada album studi ketujuhnya 'Blonde On Blonde' akan dilelang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gitar yang dimainkan oleh Bob Dylan pada album studi ketujuhnya 'Blonde On Blonde' akan dilelang. Dylan menggunakan instrumen Fender Electric XII 1965 selama sesi rekaman album yang dirilis pada tahun 1966.

Gitar tersebut akan dilelang oleh Gotta Have Rock And Roll, sebuah rumah lelang online yang mengkhususkan diri pada musik otentik dan memorabilia budaya pop. Lelang yang akan berlangsung hingga 14 April ini, dibuka dengan harga 215 ribu dolar AS atau sekitar Rp 314 juta.

Baca Juga

Gitar listrik 12 senar diberikan kepada Dylan oleh Fender untuk digunakan di 'Highway 61 Revisited' (1965) dan untuk sesi awal Blonde On Blonde di Columbia 30th Street Studio di New York.

Sebuah daftar resmi menggambarkan instrumen tersebut sebagai spesimen yang sangat langka. Gitar tersebut juga disertai dengan surat bertanda tangan dari manajemen Bob Dylan yang mengonfirmasi bahwa gitar itu adalah milik Dylan yang gunakan selama sesi 'Blonde On Blonde'.

 

"Gitar ini menampilkan kombinasi finishing sunburst Fender klasik dengan pick-guard pearloid asli dan kenop bergaya amplifier. Instrumen seperti ini hanya diproduksi dalam jumlah terbatas," demikian deskripsi untuk gitar tersebut seperti dilansir dari NME, Kamis (15/4).

Gitar ini dirancang pada tahun 1965 dengan mempertimbangkan artis folk dan rock. Sementara itu, ulang tahun ke-80 Bob Dylan akan diwarnai dengan konser outdoor spesial oleh Patti Smith. Smith akan tampil di Tivoli, New York bersama rekan seband lamanya Tony Shanahan pada 22 Mei, dua hari sebelum Dylan berusia 80 (pada 24 Mei).

Bob Dylan adalah seorang penyanyi-penulis lagu asal Amerika dan sering dianggap sebagai salah satu penulis lagu terhebat sepanjang masa. Sebagian besar karyanya yang paling terkenal berasal dari tahun 1960-an, ketika lagu-lagu seperti "Blowin 'in the Wind" (1963) dan "The Times They Are a-Changin'" (1964) menjadi lagu kebangsaan untuk gerakan anti-perang dan hak-hak sipil. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement