Sabtu 30 Oct 2021 13:47 WIB

Sakit Perut Belum Tentu Maag, Jangan Obati Sendiri

Maag bisa diobati, namun penyebabnya perlu diketahui terlebih dahulu.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda
Sakit perut (Ilustrasi). Periksakan diri ketika mengalami sakit perut yang kambuh berulang.
Foto:

Ari menyarankan untuk berhati-hati mengobati nyeri ulu hati. Beberapa obat yang beredar di pasaran bisa menipiskan dinding lambung.

Masyarakat juga disarankan untuk mewaspadai penggunaan obat herbal. Sebab, banyak obat herbal yang ternyata mengandung bahan kimia berbahaya.

Ari mengatakan, ada beberapa kriteria sakit maag yang perlu diwaspadai masyarakat. Pertama, mempunyai sakit maag ketika berumur di atas 45 tahun. Kedua, berat badan turun dan pucat. Ketiga, muntah darah atau muntah terus-menerus.

"Inti pengobatan maag adalah makan teratur, hindari juga makanan berlemak, rokok, kopi, soda, kol, sawi, alkohol, cabai rawit, ketan, mi, bihun, ketan, dodol, gulai kambing, dan pengendalian diri agar tak stres," jelas Ari yang merupakan konsultan gastroenterologi dan hepatologi ini.

Prinsipnya, sakit maag bisa diobati. Akan tetapi, ketahui terlebih dahulu penyebabnya.

"Yang agak susah dispepsia fungsional karena berhubungan dengan pikiran dan makanan," ujar Ari yang menjabat sebagai dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement