Selasa 31 Aug 2021 09:25 WIB

Studio Mission: Impossible Gugat Perusahaan Asuransi

Perusahaan asuransi dinilai gagal menutup sebagian besar kerugian produksi film ini.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Paramount Pictures menggugat perusahaan asuransinya karena dinilai gagal menutup sebagian besar kerugian dari produksi film Mission: Impossible 7 yang berkali-kali ditunda akibat pandemi Covid-19 (ilustrasi).
Foto: Hollywood Reporter
Paramount Pictures menggugat perusahaan asuransinya karena dinilai gagal menutup sebagian besar kerugian dari produksi film Mission: Impossible 7 yang berkali-kali ditunda akibat pandemi Covid-19 (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Paramount Pictures menggugat perusahaan asuransinya karena dinilai gagal menutup sebagian besar kerugian dari produksi film Mission: Impossible 7 yang berkali-kali ditunda akibat pandemi Covid-19. Gugatan dilayangkan ke pengadilan federal Amerika Serikat (AS) di Kalifornia pada Senin(30/8)  waktu setempat.

Syuting serial aksi yang dibintangi aktor Tom Cruise itu ditunda empat kali di Italia dan tiga kali di Inggris antara Februari 2020 hingga Juni 2021. Penundaan syuting itu disebabkan oleh adanya kasus positif di antara para pemain atau kru, serta aturan lockdown yang diberlakukan negara-negara lokasi syuting.

Gugatan tersebut menuduh perusahaan Federal Insurance yang berbasis di Indiana melanggar kontrak, dengan hanya setuju membayar 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 71 miliar untuk penundaan syuting pertama pada Februari 2020. Paramount tidak membuka berapa biaya penundaan tersebut, namun mengatakan bahwa kerugiannya lebih dari 5 juta dolar AS seperti yang telah disetujui Federal. 

Paramount juga mengatakan dalam gugatan, perusahaan asuransi berpendapat tidak ada bukti bahwa para pemain dan anggota kru tidak dapat melanjutkan tugas mereka. Padahal tim dan pemain yang terinfeksi SARS-CoV-2, menimbulkan risiko yang tidak dapat disangkal bagi individu lain yang terlibat dalam produksi.

 

Hingga berita ini ditulis, Federal Insurance belum memberikan tanggapan apapun ihwal gugatan Paramount. Mission: Impossible merupakan salah satu waralaba terbesar di Hollywood. Film Mission: Impossible-Fallout (2018) misalnya, sukses meraup lebih dari 791 juta dolar AS di box office global.

Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai produksi film di Hollywood. Pandemi juga membuat biaya produksi kian membengkak, lantaran harus mengeluarkan biaya peralatan kesehatan, konsultan, biaya tes Covid-19 setiap syuting dan lain sebagainya.

Pemeran utama Mission: Impossible 7 Tom Cruise yang merangkap jadi produser, salah satu orang yang begitu peduli terhadap kesehatan dan keselamatan tim selama syuting. Pada Desember 2020, ketika syuting di Inggris, Cruise bahkan pernah marah kepada pemain dan kru yang dinilai melanggar protokol pencegahan Covid-19. Film Mission: Impossible 7 dijadwalkan dirilis pada Mei 2022.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement