Sabtu 20 Feb 2021 11:53 WIB

3 Hal Penting untuk Pikat Pasar Kosmetik Lokal

Kosmetik merek lokal mampu berkembang di tengah gempiran jenama impor.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Dwi Murdaningsih
Kosmetik (Ilustrasi)
Kosmetik (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jenama lokal kosmetik mulai menggeliat. Namun, seiring dengan itu, gempuran jenama internasional dan produk internasional juga semakin bersaing mendapatkan pasar kosmetik di Indonesia.

Menurut Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari, poduk lokal, kosmetik atau produk kecantikan merupakan salah satu industri yang tumbuh dengan sangat pesat di Indonesia. “Meski terus digempur dengan berbagai jenama dan produk internasional, tapi berbagai produk lokal ternyata mampu menunjukkan perkembangan yang menjanjikan melalui kualitas dan harga yang bersaing serta strategi marketing dan branding yang baik,” tulis Eka dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (18/2).

Baca Juga

Sementara, CEO Garis Temu, Giorrando Grissandy mengatakan kesadaran dan tren untuk menggunakan produk lokal secara bertahap saat ini telah baik terbentuk. “Hal ini seiring dengan kreativitas yang dilakukan jenama lokal dalam memperkenalkan dan mendekatkan brand-nya dengan masyarakat,” kata dia.

Namun, setidaknya ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh jenama lokal untuk menarik perhatian masyarakat

Pertama, penting bagi jenama lokal untuk menggaungkan kebanggaan atas produk dan brand yang dimiliki. Sebagai brand lokal, tunjukkan rasa bangga sebagai sebuah serta kualitas produk yang dimiliki.

“Lakukan riset dasar untuk mengetahui tren yang saat menjadi perbincangan publik untuk menciptakan strategi komunikasi yang relevan. Jangan lupa untuk konsisten menekankan keunggulan produk yang diciptakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia serta daya saing yang tidak kalah dengan produk berskala internasional,” kata Gior.

Kedua, tentukan strategi komunikasi yang sesuai dengan nilai utama dari jenama. Untuk memperkenalkan jenama dengan baik ke masyarakat luas, dibutuhkan sebuah strategi komunikasi yang matang dan tepat sasaran.

Sebelum melangkah jauh, Gior menekankan untuk menentukan pesan utama yang nantinya akan disampaikan melalui keseluruhan program, konten, kampanye, hingga promo. Kreativitas sangat dibutuhkan untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan di tengah persaingan yang cukup ketat dengan jenama internasional.

“Jika dikemas dengan menarik, ciri khas dari sebuah jenama dapat terus melekat di hati masyarakat,” kata Gior.

Ketiga, terus berinovasi dan beradaptasi dengan minat dan kebutuhan masyarakat. Perubahan situasi dan kondisi yang terus bergerak di masyarakat mengharuskan setiap pegiat usaha untuk berinovasi dan beradaptasi.

Selain terus menciptakan produk yang sesuai dengan minat serta kebutuhan masyarakat, jenama lokal juga harus terus memperluas jangkauan produknya dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini.

“Dengan menambah channel penjualan ke ranah daring dan adopsi pembayaran digital, brand lokal dapat semakin dekat dengan masyarakat yang kini sudah semakin digital,” tutur Co-Founder Secondate Beauty, Gitta Amelia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement