Kamis 14 May 2020 03:05 WIB

Jatuh-Bangun Dakota Johnson Hadapi Depresi

Dakota Johnson belum lama ini membuka diri terkait masalah mental yang dialaminya.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah
Dakota Johnson belum lama ini membuka diri terkait masalah mental yang dialaminya (Foto
Foto: EPA
Dakota Johnson belum lama ini membuka diri terkait masalah mental yang dialaminya (Foto" Dakota Johnson)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Dakota Johnson belum lama ini membuka diri soal masalah kesehatan mental yang dia alami. Kepada publik, Dakota mengatakan dirinya bergelut dengan depresi sejak masa remaja.

"Saya bergumul dengan depresi sejak saya masih muda, sejak saya berusia 15 atau 14 tahun," ungkap aktris berusia 30 tahun itu kepada Marie Claire, seperti dilansir InStyle, Kamis (14/5).

Baca Juga

Dengan bantuan tenaga profesional, Dakota akhirnya bisa berangsur membaik. Dakota mampu belajar untuk bisa melihat sisi baik dari kondisi yang dia alami. Berkat pengalamannya mengalami depresi, Dakota merasa bisa merasakan dunia.

"Saya rasa saya memiliki banyak kompleksitas, tapi kompleksitas itu menyeruak keluar diri saya. Saya tidak membuat kompleksitas itu menjadi masalah bagi orang lain," pungkas Dakota.

Beberapa tahun lalu, Dakota juga sempat terbuka soal gangguan cemas yang terkadang dia alami. Dakota mengatakan terkadang rasa panik yang muncul sampai membuatnya tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan atau lakukan.

"Saya mengalami serangan kecemasan penuh. Bagaimana pun juga, saya mengalami itu sepanjang waktu, namun ketika sedang audisi, itu sesuatu yang buruk," jelas Dakota dalam sebuah wawancara bersama AnOther Magazine pada 2015.

Belum lama ini, Dakota juga bercerita mengenai gangguan cemas yang dia alami terkait kondisi pandemi Covid-19. Gangguan cemas membuat bintang '21 Jump Street' tersebut terus berpikir mengenai kondisi dunia saat ini akibat pandemi Covid-19. Meski di malam hari, Dakota tak bisa mengendalikan pikirannya yang terus berkutat mengenai hal-hal buruk terkait situasi saat ini.

"Saya harus melakukan banyak pekerjaan untuk menyingkirkan pikiran dan emosi, dan saya sedang menjalani banyak terapi," papar Dakota.

Depresi dan gangguan cemas merupakan beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang umum ditemukan di Amerika Serikat. National Alliance on Mental Illness memperkirakan ada 17 juta orang di Amerika yang menderita depresi dan sekitar 48 juta orang yang mengalami gangguan cemas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement