Selasa 01 Oct 2019 05:00 WIB

5 Cara Menjaga Jantung Anda Tetap Sehat

Jantung menduduki penyebab kematian nomor satu di dunia

Rep: Desy Susilawati / Red: Nashih Nashrullah
Jantung. Ilustrasi
Jantung. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Hingga saat ini, penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan stroke) adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. 

Penyakit ini telah memakan korban sebanyak 17,3 juta orang setiap tahunnya. Di Indonesia, penyakit ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi sehingga seluruh masyarakat perlu mengambil peran dalam berbagai tindakan pencegahan.

Vice President Medical Affairs Nutrition Education Herbalife Nutrition, Kent L Bradley, mengatakan selain fakta penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu, hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah setengah dari kasus penyakit kardiovaskular terjadi di Asia. 

Prevalensi penyakit kardiovaskular pada populasi orang dewasa di negara maju terus meningkat seiring bertambah tua populasi masyarakatnya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan National University Heart Centre Singapore (NUHCS) dan National Heart Centre Singapore (NHCS) mengungkapkan bahwa orang Asia mengalami penyakit jantung 10 tahun lebih muda dibanding dengan orang di belahan bumi bagian barat. 

Pasien penyakit jantung dari Filipina memiliki usia rata-rata termuda yaitu pada usia 54 tahun, dibanding negara Asia lainnya yaitu Indonesia (56 tahun), Taiwan, (63 tahun), Korea Selatan (63 tahun) Jepang (65 tahun) dan Hong Kong (68 tahun). Sebagai pembanding, usia rata-rata pasien Eropa adalah 71 tahun.

Pada 29 September, setiap tahunnya, seluruh dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari Jantung Sedunia. Tahun ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI memperingati Hari Jantung Sedunia dengan melakukan kampanye dan promosi pentingnya cek kardiovaskular secara berkala untuk kesehatan jantung.  

Dengan dijadikannya September sebagai bulan peringatan Hari Jantung Sedunia dapat menjadi momentum penting untuk mulai menjaga kesehatan jantung, terutama jika Anda berusia sekitar 40 tahun atau lebih. Berikut adalah lima tips menjaga kesehatan jantung, untuk kehidupan yang lebih sehat sekarang dan di masa depan.

Pertama, Pahami Risiko Kesehatan Anda

Kunci untuk menjaga kesehatan jantung adalah mengetahui kondisi kesehatan Anda. Berusahalah mengunjungi dokter Anda untuk pemeriksaan kesehatan secara teratur. Anda harus menjadwalkan pemeriksaan medis lengkap setidaknya setahun sekali, atau rutin ke klinik kesehatan untuk penilaian kesehatan secara cepat dari waktu ke waktu.

Perlu digarisbawahi bahwa tekanan darah tinggi adalah faktor risiko nomor satu untuk penyakit kardiovaskular. Karena itu, sangat penting untuk memeriksa tekanan darah Anda secara teratur. Jika dibiarkan tidak terdiagnosis dan tidak diobati, ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

photo
Penyakit jantung/ilustrasi

Kedua, Kurangi Kebiasaan Hidup tak Sehat

Mengurangi kebiasaan merokok adalah satu-satunya hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melindungi jantung Anda. Merokok dapat merusak lapisan pembuluh arteri Anda, yang menyebabkan penumpukan kandungan lemak (atheroma) dan mempersempit pembuluh darah yang akan dimulai dengan gejala nyeri di dada. 

Namun tak sedikit yang mengetahui bahwa telah terjadi penyempitan arteri setelah mengalami serangan jantung atau stroke.

Jadikan itu sebagai titik untuk menghentikan kebiasaan tersebut, dan patuhi! Buang tembakau, korek api, dan asbak Anda, lalu beri jalan bagi produk pengganti nikotin. Berhenti dari kebiasaan tidak sehat ini akan terbukti lebih bermanfaat bagi tubuh Anda.

Ketiga, Pertahankan Pola Diet untuk Jantung Sehat

Berdasarkan filosofi nutrisi di herbalife, konsumsi kalori yang ideal harus terdiri dari 40 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 30 persen lemak sehat, ditambah dengan 25 gram serat dan hidrasi yang memadai (sekitar delapan gelas air per hari).  

Untuk lebih meningkatkan kesehatan jantung Anda, ikuti pola makan buah-buahan segar, sayuran, buah-buahan kering, kacang-kacangan dan biji-bijian untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian anda. 

Beberapa pilihan makan yang disarankan adalah, fatty fish (salmon, mackerel, dan tuna), kenari, biji labu, dan kedelai yang penuh dengan asam lemak omega-3, untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. 

Ikan bukan hanya pengganti yang bagus untuk makanan seperti daging sapi, yang tinggi lemak jenuh, omega-3 juga membantu mendukung sistem kardiovaskular yang sehat dengan membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement