Selasa 26 Mar 2019 06:45 WIB

Tiga Manfaat Vaksin HPV untuk Laki-Laki

Meski tak memiliki rahim, laki-laki juga bisa terserang penyakit akibat infeksi HPV.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Vaksin HPV. Laki-laki juga perlu melindungi diri dari infeksi HPV. Pemberiannya dimulai ketika berusia 9 hingga 13 tahun dan dapat juga diberikan di usia lebih dewasa.
Foto: ANTARA
Vaksin HPV. Laki-laki juga perlu melindungi diri dari infeksi HPV. Pemberiannya dimulai ketika berusia 9 hingga 13 tahun dan dapat juga diberikan di usia lebih dewasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama ini, vaksin HPV mungkin lebih dikenal sebagai vaksin pencegahan kanker serviks untuk perempuan. Padahal, vaksin HPV juga dapat memberi manfaat kesehatan bila diberikan kepada laki-laki.

Ada lebih dari 100 jenis human papilloma virus (HPV). HPV sub tipe 16 dan 18 merupakan jenis HPV yang menyebabkan sekitar 70 persen dari kasus kanker serviks. Ada pula HPV sub tipe 6 dan 11 yang dapat menyebabkan kutil kelamin.

Baca Juga

Infeksi HPV pada dasarnya bisa mengenai perempuan dan laki-laki. Individu yang terinfeksi HPV bisa menularkan virus ini kepada individu lain, salah satunya melalui hubungan seksual. Infeksi HPV pun cukup umum ditemukan pada laki-laki maupun perempuan.

"Delapan dari 10 orang pernah terpapar virus HPV tanpa disadari. Jadi ini kayaknya sudah umum banget," jelas perwakilan Yayasan Kanker Indonesia DKI Jakarta dr Venita Eng MSc saat ditemui Republika.co.id dalam diskusi kesehatan dan pemberian vaksinasi HPV bersama Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS), Cinta Laura, dan Yuki Kato, di Jakarta.

Oleh karena itu, laki-laki tetap bisa mengalami beberapa masalah kesehatan ketika terinfeksi HPV meski tidak memiliki rahim. Vaksinasi HPV pada laki-laki dapat melindungi laki-laki dari beragam potensi penyakit yang mungkin muncul akibat infeksi HPV.

"Jadi nggak ada salahnya laki-laki juga melindungi diri dari infeksi HPV," ungkap Venita.

Venita mengungkapkan setidaknya ada tiga manfaat yang bisa didapatkan laki-laki melalui vaksinasi HPV. Berikut ini adalah ketiga manfaat tersebut.

Melindungi dari kutil kelamin

Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), sekitar 90 persen kasus kutil kelamin disebabkan oleh HPV sub tipe 6 dan 11. Infeksi HPV sub tipe 6 dan 11 bisa dicegah melalui vaksin HPV kuadrivalen. Vaksin HPV kuadrivalen dapat mencegah infeksi empat sub tipe HPV, yaitu HPV sub tipe 6, 11, 16 dan 18.

Melindungi dari risiko kanker

Pada perempuan, infeksi HPV dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks. Menurut penelitian, infeksi HPV juga dapat memicu terjadinya kanker lain pada laki-laki. Beberapa contoh kanker yang berkaitan dengan infeksi HPV adalah kanker anus dan kanker orofaring atau kanker pada bagian tengah tenggorokan.

"Jadi kalau laki-laki terlindung dari HPV ini, itu juga akan mengurangi angka kejadian-kejadiannya," ujar Venita.

Melindungi pasangan

Delapan dari 10 orang pernah terpapar HPV tanpa disadari. Laki-laki yang sudah terpapar HPV dapat menularkan virus tersebut kepada pasangan mereka melalui kontak seksual. Dengan melindungi diri dari paparan HPV, laki-laki berarti juga melindungi kesehatan pasangannya.

"Vaksin (pada laki-laki) ini juga bisa melindungi istri. Menurutku itu keren banget," kata Venita.

Bila pasangan memiliki keuangan yang terbatas, Venita mengatakan prioritas utama yang mendapatkan vaksin HPV adalah istri. Namun, bila kondisi keuangan memungkinkan, tak ada salahnya suami juga melakukan vaksinasi HPV untuk melindungi diri dan pasangan dari infeksi HPV.

Seperti pada perempuan, rekomendasi terbaik untuk vaksin HPV pada laki-laki ialah ketika berusia 9 hingga 13 tahun dengan dua kali vaksinasi. Namun di atas usia tersebut, laki-laki juga tetap bisa mendapatkan vaksinasi HPV. Pada laki-laki, pemberian vaksin HPV di atas usia 13 tahun juga sama seperti perempuan, yaitu dilakukan sebanyak tiga kali.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement