Kamis 31 Jan 2019 11:32 WIB

Agar Alpukat tak Cepat Berubah Kecokelatan

Daging buah alpukat yang bertemu oksigen menyebabkan perubahan warna.

Rep: MGROL 115/ Red: Indira Rezkisari
Alpukat.
Foto: dok Republika
Alpukat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika alpukat yang telah disimpan demi menunggu momen kematangan yang sempurna menunjukkan bagian kecokelatan saat dibelah, Anda mungkin kecewa. Bukan berarti alpukat itu harus dibuang.

Alpukat berubah kecokelatan setelah dibelah atau saat disendokkan ke gelas bisa karena reaksi kimia. Daging buah yang berinteraksi dengan oksigen di udara akan menghasilkan melanin.

Baca Juga

Hal yang sama terjadi ketika mengiris apel. Perubahan warna tidak berarti apel atau alpukat tidak boleh dimakan lagi. Perubahan warna bukan pertanda buah sudah membusuk.

Tentu saja perlu ada penilaian terbaik ketika buah berubah warna. Jika perubahan terjadi setelah alpukat dibiarkan selama sepekan, tentu buah harus segera dibuang. Tapi jika baru membelahnya lalu menemukan ada kecokelatan, maka masih aman untuk dimakah.

Jika ingin mempertahankan warna hijau alpukat lebih lama, coba peras sedikit jus lemon di atas alpukat untuk memperlambat proses perubahan hingga kecokelatan. Dilansir dari This Is Insider, perubahan warna hanya akan memberi sedikit rasa pahit atau tekstur yang lebih lembek.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement