Sabtu 28 Apr 2018 03:10 WIB

Isyana dan Naif Meriahkan Dental Project 2018

Isyana dan Naif bawakan 10 lagu

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Esthi Maharani
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Dental Project 2018 di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Foto: Eric Iskandarsjah Z / Republika
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Dental Project 2018 di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Dental Project 2018 di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dalam kegiatan rutin tahunan yang digelar pada Jumat (27/4) malam tersebut, konser puncak diramaikan dengan penampilan dari Isyana Sarasvati dan NAIF.

Marketing and Communication Dental Project, Vania Khairunnisa Arianti mengatakan, sebelum konser puncak, FKG juga menggelar rangkaian acara lainnya. "Dental project 2018 terdiri dari beberapa rangkaian acara seperti band conpetition dan operasi bibir sumbing gratis," kata Vania kepada Republika di sela-sela konser puncak.

Seluruh rangkaian acara itu kemudian ditutup dengan alunan suara merdu Isyana dan tampilan atraktif dari NAIF. Kedua artis ibu kota itu tampil mulai sekitar pukul 21.00 hingga pukul 23.00 WIB. Masing-masing membawakan sekitar 10 lagu andalan yang berhasil membuat seluruh penonton terhipnotis berkat balutan suara dan tata cahaya yang atraktif.

Menurut Vania, terdapat sekitar 2.400 penonton yang memadati venue untuk menikmati konser puncak tersebut. Sejak Isyana tampil, seluruh penonton terlihat hanyut dalam buaian suara penyanyi kelahiran Bandung tahun 1993 tersebut. Namun, keriuhan dari venue terlihat lebih menyeruak setelah NAIF mengambil giliran untuk naik ke atas panggung.

 

Sebagai penampil terakhir dalam Dental Project 2018, NAIF terlihat total dalam menghibur para penonton. Seperti biasa, NAIF tak pernah menyiapkan daftar lagu yang akan ditampilkan. Band kelahiran Jakarta pada tahun 1995 itu seperti memiliki tradisi, bahwa setiap lagu yang ditampilkan adalah lagu hasil request dari para penonton.

Hal inipun juga diterapkan saat tampil dalam Dental Project 2018 dan membuat setiap penonton meneriakan judul tembang setiap jeda antar lagu. Demi memanjakan fans, NAIF pun membawakan lagu yang paling banyak dilontarkan penonton seperti lagu berjudul posessif, benci untuk mencinta, piknik 72, mobil balap, air dan api, nyali dan beberapa lagu andalan lainnya.

Sedangkan Isyana yang naik ke atas panggung tepat sebelum penampilan NAIF, hadir dengan membawakan lagu andalanya seperti kau adalah, heaven, echo dan tetap dalam jiwa. Selain itu, penyanyi yang juga gemar memainkan piano tersebut juga sempat menunjukan kebolehanya dalam memainkanstrap-on synth untuk menghiasi lead dalam beberapa lagunya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement