Selasa 16 Jan 2018 03:42 WIB

Sword Master dan Aero, Karakter Superhero Marvel Asia

Rep: Sri Handayani/ Red: Indira Rezkisari
Komik Marvel
Foto: Pixabay
Komik Marvel

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Perusahaan Komik dan Film Amerika, Marvel Comics atau Marvel Worldwide, berencana memperkenalkan dua karakter superhero baru Cina, yaitu Sword Master dan Aero. Keduanya dinilai sangat kental dengan budaya dan mitologi Cina, namun berada dalam dunia moderen.

"Mereka akan berinteraksi dengan pahlawan lainnya dari dunia Marvel," kata Editor Marvel CB Cebulski seperti dikutip The Strait Times.

Karakter baru ini akan digambar dalam gaya manga yang lebih populer di Asia. Cebulski yang telah tinggal di Asia selama dua tahun terakhir dan menjabat Wakil Presiden Marvel Asia mengaku, Marvel belum memiliki tokoh terkenal di Asia. Padahal, di Amerika telah dikenal tokoh-tokoh terkemuka seperti Captain Amerika dan Hulk.

"Kami ingin memiliki cerita yang mencerminkan setiap budaya," kata dia.

Cara ini dilakukan untuk mendorong pengembangan basis penggemar di Asia. Sebelumnya, perusahaan waralaba Disney ini juga telah merilis gim mobile di Cina. Di Korea Selatan, Marvel membuka Marvel Stores, sementara di Filipina perusahaan itu mencari bakat artistik.

"Kami telah membuat langkah besar. Kami mencoba untuk mempekerjakan lebih banyak pencipta, penulis, dan seniman Asia untuk membawa budaya mereka ke komik Marvel," kata Cebulski.

Ia juga memperkenalkan film andalan Marvel terbaru, yaitu Black Phanter, yang akan dirilis bulan depan. Film ini dibintangi oleh Chadwick Boseman sebagai superhero Marvel, T'Challa. Ia adalah seorang raja dari sebuah negara fiksi Afrika yang pertama kali muncul di buku komik perusahaan pada akhir 1960-an.

Marvel juga membangkitkan superhero lama Luke Cage. Tokoh hitam popular ini dimunculkan dalam serial televisi popular Netflix. Kendati demikian, superhero Asia masih menjadi sosok langka di dunia Marvel.

Di Filipina, bekas koloni Amerika, Marvel sudah sangat mendarah daging dalam budaya populer bangsa tersebut. Cebulski mengatakan, Ilustrator Filipina, pada gilirannya, juga telah menyediakan seni untuk komik Marvel sejak tahun 1970-an. Mereka kini menjadi kewarganegaraan ketiga terbesar seniman yang dipekerjakan oleh Marvel, tepat di belakang orang Amerika dan Italia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement