Sabtu 28 Oct 2017 18:35 WIB

McDonald Terapkan Standar Baru Cara Memotong Ayam

Logo restoran cepat saji McDonald's.
Foto: AP
Logo restoran cepat saji McDonald's.

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO -- McDonald akan meminta para pemasoknya untuk mengikuti standar baru membiakkan dan memotong ayam yang disajikan di rumah-rumah makannya, Jumat (27/10). Berdasarkan panduan McDonald yang diperbarui, penyuplai seperti Tyson Foods dan Cargill harus mematuhi peraturan 2024 dengan aturan yang menentukan jumlah kecerahan cahaya di kandang ayam, menyediakan burung dengan akses ke tempat bertengger yang mendukung perilaku alaminya, dan mengambil langkah lain untuk meningkatkan kesejahteraan hewan.

Rantai restoran terbesar di dunia itu juga berjanji untuk melakukan uji coba dengan penyuplai untuk mengukur kesehatan jenis ayam yang berbeda. "Saya pikir ini adalah salah satu program paling komprehensif yang pernah saya lihat untuk ayam," kata peneliti peternakan Temple Grandin, yang mempelopori praktik pemotongan yang berperikehewanan dan bekerja dengan McDonald.

Perlakuan terhadap hewan dalam rantai makanan menjadi semakin penting bagi beberapa konsumen dalam beberapa tahun terakhir. Persyaratan McDonald adalah perubahan terbaru yang mempengaruhi menu yang membahas kekhawatiran tentang kesehatan hewan dan manusia.

Sebelumnya McDonald sempat berhenti membeli daging ayam untuk restorannya di AS karena ayam-ayamnya dibiakkan dengan antibiotik yang dianggap penting bagi kesehatan manusia. McDoland juga akan beralih menggunakan telur ayam yang tak dikandangkan di AS dan Kanada. Umumnya, langkah tersebut menaikkan biaya bagi produsen. McDonald mengatakan bahwa persyaratan itu tidak akan menaikkan harga menu sebagai hasil standar baru.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement