Sabtu 30 Sep 2017 14:39 WIB

Jogjarockarta Disambut Antusias

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Esthi Maharani
Dream Theater saat tampil dalam Jogjarockarta International Rock Music Festival di Stadion Kridosono, Jum'at (29/9) malam.
Foto: Wahyu Suryana
Dream Theater saat tampil dalam Jogjarockarta International Rock Music Festival di Stadion Kridosono, Jum'at (29/9) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jogjarockarta International Rock Music Festival resmi dimulai. Menghadirkan Dream Theater sebagai tamu utamanya, festival musik ini sukses menarik pecinta musik rock berbagai kalangan seantero Indonesia.

Salah satunya Kurnia Eko dan Adelia, yang rela datang jauh dari Jakarta dan khusus menyaksikan Dream Theater di Jogjarockarta. Bahkan, Dream Theater seakan jadi kado bulan madu pasangan muda yang baru menikah tersebut.

Adel berharap, sajian konser kali ini bisa lebih rapi dari pagelaran-pagelaran yang ada sebelumnya. Senada, Eko berharap kualitas sound yang disediakan dapat lebih baik dari sebelumnya, terlebih festival ini bertaraf internasional.

"Harus lebih rapi sih yang penting, dan yang penting dapat sound yang lebih bagus lagi aja dari yang kemarin-kemarin di Jakarta," kata Eko dan Adel yang saling bersahutan kepada Republika, Jum'at (29/9) sore.

Antusiasme datang pula dari sejumlah musisi pengisi Jogjarockarta. Erros jadi salah satunya, yang dalam perhelatan ini didaulat untuk tampil bersama salah satu kelompok death metal legendaris asli Yogyakarta Death Vomit. Gitaris Dream Theater John Petrucci, jadi salah satu sosok yang ingin dilihatnya, apalagi keduanya sama-sama gitaris. Maka itu, walau tidak begitu mengikuti Dream Theater, ia cukup senang berbagi panggung dengan Dream Theater.

"Petrucci salah satu gitaris yang diakui, dia punya style, dia punya gaya dan banyak jadi panutan orang, saya memperhatikan dia tapi saya tidak mengikuti karir dia," ujar Erros saat ditemui di belakang panggung.

Selain itu, pagelaran Jogjarockarta turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang datang bersama istri, anak dan keponakannya. Walau sempat menyayangkan perpindahan lokasi, ia tetap antusias menunggu Dream Theater.

"Saya suka musik metal," kata Ganjar yang kompak bersama rombongan memakai kostum hitam-hitam berlogo Dream Theater.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement