Ahad 27 Aug 2017 14:49 WIB

Kunjungan Wisman India Meningkat, Ini Faktor Pendukungnya

Rep: Hazliansyah/ Red: Winda Destiana Putri
Wisatawan India. Ilustrasi
Foto: Google
Wisatawan India. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah kunjungan wisatawan asal India meningkat. Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali menyebutkan, hingga Juni 2017 wisatawan asal India tercatat sebanyak 129.727 wisatawan. Jumlah tersebut naik 39,90 persen dibanding semester sama tahun sebelumnya yang tercatat 92.371 orang.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata Vinsen Jemadu mengatakan, salah satu faktor meningkatnya kunjungan wisman India adalah terbukanya konektivitas angkutan udara dari Denpasar ke berbagai kota di India.

"Karena itu kami akan terus mendorong airlines, khususnya LCC untuk terbang ke beberapa kota besar India ke destinasi-destinasi yang sesuai dengan market profiling mereka,” ujar Vinsen Jemadu beberapa waktu lalu.

Vinsen mengatakan, kedekatan budaya antara masyarakat India dengan Hindu di Bali juga menjadi faktor penunjang selanjutnya. Untuk itu ke depan, Kementerian Pariwisata akan menguatkan faktor kedekatan budaya ini guna menarik lebih banyak lagi wisman dari India.

Lalu, apa yang akan dilakukan Kemenpar guna menggenjot lagi kedatangan wisman India? "Selama ini wisman India lebih mengenal Bali dan Kepri sebagai destinasi yang dituju. Padahal kita punya JogloSemar yang juga kuat serta memiliki kesamaan budaya yang sama. Nantinya promosi akan diperkuat baik secara online maupun offline,” kata dia.

Selain itu Vinsen mengatakan juga akan memanfaatkan peluang pada pasar Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang potensinya sangat besar di India.

“Pasar MICE ini luar biasa di India. Selama ini saya akui belum tergarap baik, sementara Singapura menangkap peluang itu dengan baik sekali,” kata Vinsen.

“Spending mereka rata-rata satu orang wisman lebih dari 1.100 dolar AS. Dengan jumlah penduduk yang tinggi, maka potensinya sangat besar. Pasar yang gemuk selain Tiongkok,” tambah Vinsen.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (BP3M) I Gde Pitana mengatakan, meningkatnya kunjungan wisman India juga tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan lainnya.

“Termasuk pemberlakuan bebas visa (free visa) dan penguatan konektifitas penerbangan yang telah dilakukan oleh Garuda Indonesia dari Mumbai ke beberapa kota besar di Indonesia,” ujar Pitana.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement