Selasa 16 May 2017 08:42 WIB

Manfaat Bermain Puzzle Bagi Perkembangan Emosi Anak

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Permainan puzzle
Foto: Public Domain Pictures
Permainan puzzle

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anda sudah membelikan anak puzzle di rumah? Sering memainkannya bersama anak? Ternyata puzzle bagus untuk perkembangan sosial emosional anak. Puzzle memiliki beragam manfaat jika orangtua dan anak memainkannya bersama dan bermain yang benar.

Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Bunda, Jakarta, dr Markus Danusantoso, SpA, mengatakan puzzle bagus untuk anak. Dengan bermain puzzle, merangsang anak berpikir, cocok atau tidak. Ketika orangtua tidak mau anak main sendiri, orangtua harus memberikan stimulasi dan rangsangan untuk anak dengan ekspresi wajah untuk mencoba.

Misalnya saat puzzle cocok, bilang eh ternyata cocok. Kalau tidak cocok, katakan tidak cocok. Rangsang anak agar mau mencoba. Berikan motivasi yang membuat anak mau mencoba. Orangtua juga sebaiknya memberi kesempatan anak untuk mengeksplor dan mencari solusinya. Arahkan dan kasih solusi dengan cara penjelasan agar anak mau mencoba sendiri. Hingga akhirnya anak paham perintah.

Misalnya ketika anak salah memasangkan puzzle, arahkan anak dan beri solusi  bukan orangtua yang mengerjakan. Orangtua bisa mengatakan, ”Salah nak, ayo putar sedikit karena terbalik memasangnya. Coba putar sedikit. Kalau diputar tidak bisa, coba dibalik.”

Dari situ, lanjutnya, orangtua bisa tahu anak mengerti perintah atau tidak. Putar kiri, putar kanan, walaupun anak belum bisa bicara, anak mengerti perintah orangtua.

Ia mengingatkan saat bermain bersama anak, ada hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Misalnya orangtua yang justru memainkan mainan anak. Berikan kesempatan anak untuk melakukan eksplorasi. Lakukan komunikasi dua arah. Kalau anak belum bisa menjawab tidak apa. Sesuaikan dengan perkembangan anak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement