Jumat 25 Nov 2016 17:25 WIB

Teething Feeder, Alat Aman untuk Bayi yang Aktif Menggigit

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Andi Nur Aminah
Bayi menggunakan teething feeder
Foto: Facebook
Bayi menggunakan teething feeder

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seiring dengan pertumbuhan, bayi mulai aktif menggunakan mulut untuk mengemut atau menggigit benda sembarangan. Hal itu perlu diwaspadai karena bayi cukup rentan dengan berbagai penyakit yang bisa timbul dari kebiasaan itu.

Bagi orang tua yang ingin mengatasinya, bisa menggunakan alat teething feeder. Alat berbentuk seperti empeng ini bisa diisi dengan sayur maupun buah yang tentu bermanfaat untuk anak.

Sales Executive Nuby Tanto Mustika mengatakan, produk teething feeder bisa digunakan bayi mulai usia 10 bulan yang sudah mulai aktif menggunakan mulut.

Tanto mengaku, alat tersebut aman untuk digunakan bayi. Buah seperti jeruk, pisang, atau anggur bisa dipotong kecil-kecil dan dimasukkan dalam jaring feeder. Bayi bisa menjilat dan menggigit buah tersebut dan merasakannya dari sela-sela jaring.

Jaring tersebut menggunakan benang yang tidak mudah rontok atau brudul sehingga aman untuk bayi. Gagang pegangan plastik juga sudah bebas zat kimia BPA sehingga tidak berbahaya ketika digigit bayi.

"Jadi produk ini aman dan bisa membantu orang tua," ujarnya ketika ditemui di pameran Indonesia Maternity, Baby, and Kids Expo 2016 di Jakarta, Jumat (25/11).

Tanto mengaku, beberapa orang tua memanfaatkan alat ini agar makanan tidak berantakan dan membuat kotor. Alat tersebut di jual di pasaran dengan kisaran harga Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement