Jumat 09 Sep 2016 06:27 WIB

Mahasiswa Yogyakarta Juara Kenalkan Anak Cara Makan Sehat

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari
Tim Nutriction dari Yogyakarta meraih juara pertama Health Agent Award 2016.
Foto: ist
Tim Nutriction dari Yogyakarta meraih juara pertama Health Agent Award 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk keenam kalinya, Tropicana Slim kembali menggelar kompetisi Health Agent Award 2016. Dengan melibatkan mahasiswa, Health Agent Award 2016 mendorong pola makan yang sehat pada anak-anak Sekolah Dasar (SD) melalui cara yang menyenangkan.

Dalam kompetisi ini, keduabelas finalis terpilih yang berasal dari Lampung, Jakarta, Bogor, Tangerang, Semarang, Yogyakarta, Malang, hingga Lombok telah melaksanakan proyek inspiratif masing-masing selama satu setengah bulan. Program-program inspiratif dan menyenangkan yang dirancang oleh para finalis ini bertujuan untuk mengedukasi dan menanamkan pola makan sehat di lingkungan sekolah.

"Health Agent Award ingin mengenalkan bahaya konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih sejak dini kepada anak-anak melalui pendekatan pada komunitas sekolah dasar," jelas Public Relations Manager Tropicana Slim Arninta Puspitasari saat ditemui dalam pengumuman pemenang Health Agent Award 2016 di Conclave pada Kamis (8/9).

Arninta mengatakan edukasi terkait konsumsi gula, garam dan lemak sangat penting untuk diberikan dan ditanamkan sejak dini pada anak. Hal ini dilatarbelakangi oleh hasil Riset Kesehatan Dasar pada 2013 lalu yang menunjukkan bahwa Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung, stroke, kanker hingga diabetes semakin meningkat dan menyasar pada tingkatan usia yang lebih muda. Salah satu faktor pemicu PTM tersebut, lanjut Arninta, ialah konsumsi gula, garam dan lemak berlebih.

Mengingat pangan jajanan di sekolah rentan dengan kandungan gula, garam dan lemak yang tinggi, Arninta mengatakan pihak Tropicana Slim ingin merangkul komunitas sekolah untuk lebih peduli terhadap asupan anak-anak di tingkat sekolah dasar. Dengan melibatkan orang tua, guru, pengelola kantin hingga mahasiswa, Arninta berharap gerakan peduli makanan sehat melalui penghargaan ini dapat menanamkan kesadaran pada anak sejak dini untuk secara mandiri memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

"Melalui pendekatan pada komunitas sekolah dasar, diharapkan mampu menurunkan risiko penyakit tidak menular saat mereka dewasa nanti," ujar Arninta.

Salah satu finalis, yaitu tim Nutriction yang terdiri dari tiga mahasiswi asal Poltekkes KemenKes Yogyakarta berhasil keluar sebagai jawara Health Agent Award 2016. Tim yang terdiri dari Rina Ambarwati, Tutu Wisti Sabila dan Utami Putri Kinayungan ini membuat program The Nutriction Project yang terdiri darj beberapa rangkaian edukasi menyenangkan bagi murid SDN Randusari Yogyakarta. Salah satunya ialah edukasi melalui animasi film pendek Cucumis Melo.

Selain itu, tim Nutriction juga mendorong pembatasan penggunaan gula, garam dan lemak di kantin sekolah. Para murid bahkan ikut menciptakan menu sehat mereka sendiri sehingga penerapan pola makan sehat terasa jauh lebih menyenangkan bagi para murid.

"Ada pula Giant Puzzle hingga pengelompokan makanan ke dalam tiga zona, yaitu merah, kuning dan hijau di mana kelompok hijau merupakan makanan yang perlu dikonsumsi setiap hari, kelompok kuning merupakan makanan yang kadang-kadang saja dikonsumsi, dan kelompok merah makanan yang sebaiknya jarang sekali dikonsumsi," jelas Tutu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement