Jumat 26 Aug 2016 08:23 WIB

Wisatawan Bertanya, Amankah Berlibur ke Italia?

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Indira Rezkisari
Sebagian bangunan sekolah ambruk, menyusul gempa berskala 6,2 di Amatrice Italia, (24/8).
Foto: Reuters
Sebagian bangunan sekolah ambruk, menyusul gempa berskala 6,2 di Amatrice Italia, (24/8).

REPUBLIKA.CO.ID, Italia baru saja dilanda gempa besar. Hampir 200 orang tewas akibat gempa. Wisatawan yang akan ke Italia jadi bertanya-tanya, amankan berlibur ke sana?

Kantor urusan luar negeri Italia menyatakan, sebagian besar wilayah Italia terletak di atas garis patahan bumi. Sehingga gempa tremor kecil dan gempa bumi besar sering terjadi hampir setiap hari.

Selain itu, di Italia terdapat juga beberapa gunung berapi aktif, seperti Gunung Vesuvius yang letusannya menghancurkan Sisilia hingga Pompeii. Namun aktivitas seismik yang paling signifikan dan kompleks berasal dari pegunungan Apennines.

Lempeng tektonik Eurasia dan Afrika bertemu di tengah Italia. Kedua lempeng tersebut bergerak sejauh satu inci per tahun dan saling bertabrakan. Akibatnya, wilayah ini menjadi wilayah dengan aktivitas seismik paling aktif di Eropa.

Dilansir dari laman Independent, pada 1915, gempa bumi terbesar berkekuatan 6,7 skala richter (SR) menewaskan sekitar 32 ribu orang. Sedangkan pada 1997, gempa berkekuatan 6,0 SR menewaskan 11 orang dan menghancurkan 80 ribu rumah di daerah Marche dan Umbria.

Pada 2009 lalu juga gempa berkekuatan 6,3 SR terjadi. Gempa tersebut menewaskan 295 orang dan membuat 55 ribu orang kehilangan rumah.

Meski demikian, Italia tetap menjadi negara tujuan favorit wisatawan, terutama pada Agustus. Sebagian besar wisatawan mengunjungi pantai dan menyewa vila atau rumah-rumah pertanian di pegunungan Apennines.

Penerbangan dari dan ke Italia juga tampaknya tidak banyak terpengaruh. Ryanair yang tetap melakukan penerbangan sesuai jadwal ke Perugia yang dekat dengan pusat gempa, menunjukan penerbangan masih beroperasi dengan normal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement