Ahad 10 Jul 2016 07:15 WIB

Beyonce: tak Ada Kekerasan yang Akan Ciptakan Kedamaian

Rep: Wahyu Suryana/ Red: M Akbar
Beyonce Knowles
Foto: Femalefirst
Beyonce Knowles

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Sejumlah pembunuhan berbau rasis mengubah sepekan terakhir di Amerika Serikat menjadi mengerikan. Namun, penyanyi Beyonce punya pandangan tersendiri untuk menanggapi kejadian tersebut.

Lewat akun Instagram, penyanyi Beyonce aktif menyikapi pembunuhan polisi yang terjadi di Dallas. Ia menganggap tidak akan pernah menciptakan kedamaian. Dalam sebuah video yang diposting, Beyonce mengirimkan ungkapan bela sungkawa atas sejumlah polisi yang menjadi korban.

Video itu memuat tayangan sebuah bendera Texas yang berkibar, dengan nama-nama petugas yang menjadi korban meninggal dunia. Ia juga menulis agar para petugas yang direnggut hidupnya tanpa alasan dapat beristirahat dengan tenang, serta doa untuk tujuh petugas lain yang terluka. (Baca: Pelaku Penembakan di Dallas Ingin Bunuh Polisi)

"Tidak ada kekerasan yang akan menciptakan perdamaian," kata Beyonce di akun instagramnya, Sabtu (9/7).

Masih di postingan yang sama, ia menegaskan setiap kehidupan manusia sangatlah berharga, dan semua orang harus menjadi solusi. Setiap orang, lanjut Beyonce, memiliki hak untuk berkumpul dan melakukan aksi protes tanpa harus menderitas kekerasan yang tidak perlu.

"Untuk membuat perubahan, kita harus menunjukkan cinta untuk menghadapi kebencian, dan perdamaian untuk menghadapi kekerasan," ujar istri dari Jay Z tersebut.

Beyonce Gissele Knowles-Carter sendiri adalah penyanyi, penulis lagu dan produser yang merupakan penduduk asli Texas. Namun, mantan personil Destiny's Child dan ibu dari Blue Ivy tersebut lahir dan dibesarkan di Houston.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement