Selasa 05 Jul 2016 16:56 WIB

Pelaku Wisata Kepulauan Seribu Diminta Tingkatkan Keamanan

Rep: c62/ Red: Hazliansyah
Ratusan pengunjung memadati pantai wisata Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (31/7).
Foto: Antara
Ratusan pengunjung memadati pantai wisata Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (31/7).

REPUBLIKA.CO.ID,KEPULAUN SERIBU -- Pelaku usaha di Kepulauan Seribu diminta ikut menjaga keamanan dan ketertiban mengingkat lokasi tersebut menjadi salah satu destinasi yang banyak diminati wisatawan saat libur Lebaran.

"Bagi pelaku usaha jasa wisata baik pemilik homestay maupun pemilik kapal, travel, sewa-sewa alat banana boat dan diving tetap wajib memperhatikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan wisatawan,” ujar Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo kepada wartawan di rumah dinasnya di Kepulauan Seribu, Selasa (5/8).

Selain memberikan kenyamanan terhadap para wisatawan di Pulau Seribu, pelaku usaha juga harus dapat memberikan kenyaman kepada wisatawan sejak berangkat hingga kembali pulang berlibur dari Pulau Seribu.

“Jangan kapalnya tidak layak tapi dipaksakan," kata dia.

Selain itu yang mesti diperhatikan, para pelaku usaha harus melakukan pengamanan secara ekstra kepada semua wisatawan secara internal.

"Jangan penumpang dan wisatawannya banyak, pengawalnya hanya satu, pasti tidak akan sanggup mengamankan," ujar Budi.

Saat ini pihaknnya sudah melakukan koordinasi dengan Polres Kepulau Seribu untuk menjaga keamanan menyusul terjadinya teror bom bunuh diri di Kota Surakarta.

“Jadi ada tiga regu yang disiapkan Kapolres untuk memantau di dermaga, dit pol airnya dan tim sar jika terjadi bencana,” katanya

Selain penegak hukum yang melakukan pengamanan, Budi juga meminta kemanan setempat seperti satpol PP dan warga setemat untuk bekerja sama menjaga keamanan dan kenyamanan kegiatan di Pulau Seribu, khususnya pulau-pulau yang banyak diminati wisatawan.

"Saya tidak ingin ada wisatawan yang membawa benda-benda yang membahayakan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement