Senin 30 May 2016 09:01 WIB

Wregas akan Produksi Film Panjang, Ini Tiga Bocorannya

Rep: Adysha Citra R/ Red: Andi Nur Aminah
Wregas Bhanuteja (tengah) bersama kru Film Prenjak
Foto: Dok Istimewa
Wregas Bhanuteja (tengah) bersama kru Film Prenjak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sutradara Prenjak, Wregas Bhanuteja telah memproduksi banyak film pendek sejak kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Pascakemanangan di Festival Film Cannes 2016, Wregas mengungkapkan bahwa ia akan menggarap film panjang perdananya. Berikut ini tiga bocoran terkait rencana produksi film panjang tersebut.

 

Dimulai Setelah Rehat

Wregas mengungkapkan rangkaian euforia kemenangan Prenjak dalam Festival Film Cannes 2016 cukup menyita banyak energi. Oleh karena itu, Wregas memilih untuk beristirahat satu atau dua minggu terlebih dahulu sebelum memulai proyek film panjang pertamanya.

"Capek banget, jadi mau istirahat dulu satu dua minggu. Setelah itu baru start film panjang," ungkap Wregas saat ditemui di Institut Kesenian Jakarta. Seperti apa film panjang yang direncanakannya, berikut bocoran yang diungkapkannya kepada Republika.co.id.

 

Belajar ke Paris

Wregas mengatakan Festival Film Cannes 2016 membuka kesempatan baginya untuk lebih memperdalam pengetahuan terkait produksi film. Wregas mengungkapkan, pihak Festival Film Cannes 2016 menyediakan kesempatan workshop untuk pengembangan skenario film panjang pada Desember 2016. Oleh karena itu, Wregas akan terbang ke Paris untuk mempelajari pengembangan skenario film panjang pada Desember mendatang. "Ada sutradara Prancis yang akan menjadi mentor," jelas Wregas.

 

Pertahankan Idealisme

Wregas mengaku belum memiliki gambaran mengenai cerita seperti apa yang akan disajikan dalam film panjang perdananya nanti. Akan tetapi, Wregas memastikan bahwa film panjang pertamanya akan tetap digarap sesuai dengan tema yang dekat dengan kehidupannya.

Wregas mengatakan bahwa ia kurang suka dengan cerita yang jauh dengan kehidupannya. Oleh karena itu, Wregas mengaku tidak mungkin ia akan tiba-tiba menggarap film bergenre science fiction, kriminalitas ataupun pembunuhan yang tidak pernah ia alami atau dekat dengan kehidupannya.

Wregas pun mengaku enggan mengikuti tren popular yang disukai pasar hanya demi menciptakan box office. Oleh karena itu, dalam filmnya nanti, Wregas tidak akan mengikuti formula, drama atau pun jokes yang disukai penonton namun tidak sesuai hati nuraninya.

"Saya ingin banget buat film yang sesuai dengan hati nurani saya dan saya anggap benar. Itu prinsipnya. Mengenai film itu nantinya laku atau tidak, itu menjadi urusan nomor dua," terang Wregas. 

 

(Baca Juga: Prenjak, Diproduksi Sederhana Namun Raih Prestasi Gemilang)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement