Rabu 25 May 2016 13:53 WIB

William Wongso Bagi Tips Hasilkan Masakan Daerah Autentik

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari
Sate ayam, salah satu kuliner khas Nusantara.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Sate ayam, salah satu kuliner khas Nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, Mempelajari kuliner dari negara atau daerah lain bukan perkara yang mudah. Meski begitu, bukan hal mustahil bagi seorang juru masak untuk bisa menghasilkan masakan yang autentik dari negara atau daerah lain. Kuncinya hanya satu, yaitu mencicipi sendiri makanan yang akan dimasak dari daerah asalnya.

Setidaknya, itu yang selalu diajarkan oleh ahli kuliner William Wongso kepada murid-muridnya. William menilai bahwa mencicipi makanan dari daerah atau negara lain sebelum mempelajari cara memasaknya akan membantu seorang juru masak untuk menghasilkan masakan yang autentik.

"Saya selalu mengajarkan untuk merasakan dulu. Resep bisa di-Google, tetapi rasa tidak bisa di-Google," ujar William saat ditemui di Arts Cafe dalam peluncuran menu khusus RamadhanA Journey through Nusantara.

William mencontohkan, ketika ia hendak mempelajari masakan Prancis, yang ia lakukan pertama kali bukanlah meniru resep masakan Prancis. Untuk menghasilkan masakan Prancis yang autentik, William perlu menyambangi Prancis dan mencicipi sendiri kuliner-kuliner khas di negara tersebut.

Hal tersebut juga berlaku bagi juru masak asing yang ingin mempelajari masakan Nusantara. Jika mereka ingin memasak masakan nusantara yang autentik, maka terlebih dahulu mereka perlu mencicipi masakan Nusantara dari daerah asalnya.

"Kalau mau autentik, datang ke Bali, datang ke Sumatra. Resep itu tak selalu relevan. Tanpa mencicipi, rasanya tidak mungkin," pesan William.

(baca: Puasnya Pesta Hidangan Laut di Satoo)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement