Senin 23 May 2016 02:42 WIB

Jogjakarta Gelar 'Jathilan Spektakuler' 24 Jam Digelar

Kuda lumping
Foto: tahta aidila
Kuda lumping

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sebanyak 17 grup kesenian jathilan putri unjuk gigi dalam pentas "jathilan spektakuler" 24 jam yang digelar di halaman parkir Sindu Kusuma Eduprak Sinduadi Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/5) dan Ahad (22/5).

"Pentas 'jathilan spekakuler" 24 jam ini masih dalam rangka memeriahkan satu abad Kabupaten Sleman," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Ayu Laksmi Dewi, Ahad.

Menurut dia, dipilihnya kesenian jathilan putri karena selama ini yang sudah dikenal baru jathilan putra sehingga perlu lebih mengenalkan jathilan putri kepada masyarakat.

"Masing-masing grup diberi kesempatan tampil selama maksimal 40 menit," katanya.

Ia mengaakan, diharapkan pentas ini juga dapat memacu kreasi seni baik dari segi tata tari, tata rias, tata busana serta kreasi iringan bagi para seniman Sleman.

Ayu mengatakan, penyelenggaraan pentas jathilan atau kuda lumping 24 jam tersebut dimaksudkan sebagai ajang eksibisi, ekspresi dan apresiasi seni kerakyatan jathilan," katanya.

"Ajang ini untuk memberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok jathilan melakukan pementasan di depan publik secara luas," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, pentas jathilan ini sangat luar biasa untuk menghibur masyarakat dan memberikan fasilitas bagi para seniman untuk menunjukkan kebolehannya dalam berkreasi seni.

"Lebih dari 300 kelompok jathilan ada di Sleman, menunjukkan kesenian jatilan merakyat dan digemari masyarakat," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, pentas ini diharapkan selain untuk memeriahkan hari jadi Sleman yang ke 100 atau satu abad juga semakin menggairahkan pariwisata di Sleman.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement