REPUBLIKA.CO.ID, Jika menganggap wisawatan Indonesia begitu ketergantungan dengan gawai alias ponsel cerdasnya, tunggu dulu. Menurut survei internasional, wisatawan asal Cina, Taiwan, dan Thailand merupakan orang yang paling kecanduan gawai.
Kedudukan gawai dalam perjalan kini telah menyaingi keberadaan sikat gigi, deodoran, dan kartu tanda pengenal dalam teman perjalanan. Survei tersebut dibuat berdasarkan laporan yang langsung melihat penggunaan gawai dalam perjalanan.
Menurut laporan yang disusun oleh Expedia dan AirAsiaGo, sebanyak 94 persen wisatawan Cina dan Taiwan menyebutkan bahwa gawai merupakan perangkat perjalanan yang sangat penting. Sedangkan sebanyak 91 persen wisatawan Thailand mengakui hal yang sama.
Survei ini dilakukan pada lebih dari 9.649 wisatawan dari 19 negara. Secara keseluruhan 60 persen dari wisatawan di seluruh dunia mengatakan mereka akan bersedia untuk pergi berlibur tanpa perangkat mobile mereka. Sementara 35 persen mengatakan lebih menggunakan ponsel saat berlibur, daripada di rumah.
"Kami telah menemukan bahwa wisatawan menggunakan perangkat mobile pada setiap tahap proses perjalanan, dari meneliti dan pemesanan perjalanan ke menangkap dan berbagi pengalaman perjalanan," kata presiden Brand Expedia Group Aman Bhutan dikutip dari Malay Mail Online, Senin (18/1).
Di samping melakukan transaksi pendukung liburan dengan menggunakan gawai mereka, 60 persen wisatawan mengaku tetap memeriksa surat elektronik pekerjaan mereka ketika berlibur. Dan orang India menjadi wisatawan yang paling banyak mencampurkan urusan pekerjaan di saat berlibur.
(baca: Astronot Inggris Unggah Selfie dari Luar Angkasa)