Selasa 24 Nov 2015 09:32 WIB

Gangguan Pendengaran Anak Bisa Terjadi Selama Kehamilan

Seorang anak tengah diperiksa atas gangguan pendengaran. Ilustrasi.
Foto: qatarisbooming.com
Seorang anak tengah diperiksa atas gangguan pendengaran. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, Gangguan pendengaran pada anak dan bayi bisa terjadi pada proses kehamilan. Mayoritas gangguan pendengaran tersebut akibat adanya beberapa penyakit, seperti toksoplasma, rubella, sipilis atau raja singa, meningitis, campak, ensefalitis, luka di daerah kepala, dan sebagainya.

"Gangguan telinga hebat anak bisa ditemukan tiga dari 1.000 kelahiran, yang biasanya sering karena penyakit toksoplasma, rubella, sipilis atau raja singa," kata Dokter Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Artono Sp THT KL, baru-baru ini.

Ia mengatakan, jumlah yang ditemukan oleh tim dokter RSUD Dr, Soetomo juga dapat meningkat hingga tiga kali lipat saat kelahiran, yaitu ketika ibu menjalani tindakan medis akibat persalinan tidak normal.

"Selain disebabkan penyakit pada saat hamil, seperti mengalami infeksi TORCH yaitu toksoplasma, rubella, sitomegalovirus, herpes, juga dikarenakan beberapa faktor seperti Lahir belum cukup bulan (prematur)," tuturnya.

sumber : Antara
Advertisement

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement