Sabtu 03 Oct 2015 16:27 WIB

Onsen, Wajib Dicoba Saat Liburan Musim Dingin di Jepang

Saat musim dingin sekelompok monyet di Jigokodani di Nagano, Jepang, akan merendam diri di onsen atau pemandian air panas alami untuk mengusir dingin kala salju.
Foto: EPA
Saat musim dingin sekelompok monyet di Jigokodani di Nagano, Jepang, akan merendam diri di onsen atau pemandian air panas alami untuk mengusir dingin kala salju.

REPUBLIKA.CO.ID, Selain melihat salju, ada satu budaya khas Jepang yang paling nikmat dirasakan saat musim dingin di negara ini. Apa itu? Onsen jawabannya.

Onsen adalah tempat berendam air hangat yang tersebar di seluruh penjuru Jepang. Konsultan perjalanan dari Trip Jepang, Ricky Andrey mengatakan, sejarahnya onsen berawal dari masa perang dunia ketika banyak rumah orang Jepang hancur akibat peperangan. Pemerintah Jepang kemudian mendirikan pemandian umum. Pada masa itu merupakan sebuah keistimewaan bila Anda memiliki tempat mandi yang privat.

Air dalam bak onsen tergolong sangat panas. "Bayangkan berendam di onsen luar ruangan sambil memandang salju. Dijamin bagus sekali dan tidak akan kedinginan," ujarnya, ketika ditemui Republika.co.id.

Bak berendam onsen dirancang untuk digunakan terpisah oleh pria dan wanita. Menurut Ricky, tidak ada onsen yang menggabungkan perendam pria dan wanitanya. Kecuali di beberapa tempat dan itu khusus bagi manula alias kakek nenek.

Bila onsen terletak di luar ruangan, posisinya juga dirancang sehingga mereka yang berendam di bak khusus pria tidak akan bisa melihat ke bak khusus wanita.

Onsen tapi tak semuanya dibuat di luar ruangan. Ada banyak onsen yang tertutup.

Di kota besar, seperti Tokyo, onsen bisa ditemui di mana saja. "Tempat ini bahkan tutup pukul 02.00, sengaja hingga kereta terakhir jam 12 malam. Pekerja bisa pulang naik kereta terakhir, lalu berendam di onsen, dan berjalan kaki pulang," kata Ricky.

Tubuh akan terasa sangat rileks setelah berendam di onsen. Saat berendam juga dibatasi hanya 30 menit. Tidak boleh lebih.

Di Tokyo, onsen yang tergolong biasa saja harganya 500 yen atau Rp 62 ribu. Sedangkan onsen yang tergolong mewah dikatakan Ricky bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 yen atau Rp 250 ribu hingga Rp 370 ribu.

Kalau Anda sedang ke Jepang di musim dingin atau di musim lain, Ricky menyarankan Anda mencoba budaya Jepang yang satu ini. "Berendam di onsen itu rileks banget. Cocok untuk merendam tubuh yang lelah sehabis jalan-jalan. Setelah itu Anda juga dijamin tidur lelap."

Berendam dalam onsen bahkan bukan cuma dilakukan manusia, lho. Di kawasan Jigokudani, Nagano, bahkan ada pemandangan khusus tiap musim dingin. Yakni segerombolan monyet yang berendam di onsen alami. Untuk sampai ke sana, Ricky mengatakan bisa naik kereta sekitar tiga jam dari Tokyo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement