Selasa 15 Sep 2015 14:40 WIB

Pilah-Pilih Yogurt, Ini Tipsnya

Rep: MGROL 47/ Red: Indira Rezkisari
Ada beragam pilihan yogurt di rak supermarket, apapun itu yogurt merupakan salah satu makanan yang sehat dan baik bagi pencernaan.
Foto: microbes
Ada beragam pilihan yogurt di rak supermarket, apapun itu yogurt merupakan salah satu makanan yang sehat dan baik bagi pencernaan.

REPUBLIKA.CO.ID, Yogurt merupakan makanan yang dipandang sehat. Dibuat dari susu sapi yang difermentasi, yogurt memiliki tekstur dan rasa yang khas. Makanan ini juga kaya protein, sanggup menghilangkan rasa lapar, dan mengandung probiotik yang baik bagi usus.

Dari beragam yogurt yang tersedia di pasaran, Anda pun bisa bingung dibuatnya. Berikut panduan untuk memilih yogurt yang sesuai untuk selera dan pilihan makanan sehat Anda.

Alami atau polos

Tanpa penyedap atau ditambahkan gula, yogurt ini umumnya memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Kandungan lemaknya dapat bervariasi tergantung pada jenis susu yang digunakan.

Pilihan tersehat, dikutip dari News.com.au, Selasa (15/9), adalah dari susu rendah atau tanpa lemak. Yang berarti  Anda akan menghindari kalori dan lemak jenuh tanpa kehilangan hal-hal yang baik seperti kalsium dan protein.

Meskipun perdebatan terus sekitar hubungan antara lemak jenuh dan penyakit jantung, sebuah tinjauan terbaru tentang lemak susu menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi susu full-fat tidak lebih mungkin terkena penyakit jantung dan diabetes dibanding mereka yang hanya menyantap susu rendah lemak.

Rendah lemak rasa yogurt

Yogurt rendah lemak dengan rasa memiliki lemak sedikit lebih banyak karena tambahan pemanis untuk meningkatkan rasa dan aroma. Tapi, waspadai dengan gambar buah pada kemasan, tidak berarti Anda akan menemukan potongan buah dalam kemasannya.

Pemanis bisa diperoleh dari bahan-baahn tambahan, misalnya gula, jus buah, atau buah yang dihaluskan. Selalu periksa label makanan. Apapun, yogurt yang diberi tambahan gula tetap lebih baik daripada sebatang cokelat.

Yogurt yunani

Dibuat dengan cara menyaring laktosa dan whey susu, yourt yunani pun bertekstur kental dan lebih creamy. Proses ini sering berarti menghasilkan tingkat kalsium yang lebih rendah, tetapi justru membuat kadar protein lebih banyak hingga dua kali.

Namun, yogurt yunani cenderung lebih tinggi lemak (sekitar 8 sampai 10 persen) dibandingkan yogurt biasa yang lemaknya hanya 4 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement