Ahad 31 May 2015 09:01 WIB

Hati-Hati! Makanan Ini Bisa Buat Anda Kecanduan

Roti gandum banyak mengandung serat
Foto: AP
Roti gandum banyak mengandung serat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Makanan adiktif tentu memicu opiat dalam tubuh untuk selalu senang setelah memakannya. Pasalnya, saat Anda menggigit pertama kali, Anda akan merasa gembira, namun setelah itu Anda akan merasakan reaksi yang buruk, seperti sakit kepala, kemurungan, gula darah menurun, bahkan gelisah.

Sehingga hal ini membuat Anda dapat kecanduan terhadap makanan tersebut. Menghindari makanan ini tidak hanya akan menstabilkan gula darah, tetapi juga mengurangi rasa lapar yang lebih sehat dan seimbang.

Dilansir dari Allwomenstalk, Ahad (31/5), berikut beberapa makanan yang dapat membuat Anda kecanduan.

Gula Halus

Sumber pemanis satu ini merupakan makanan yang paling adiktif, sehingga Anda memerlukan takaran asupan gula seimbang agar tidak berlebih masuk dalam tubuh. Untuk itu, Anda harus lebih cerdas saat membeli makanan dengan melihat takaran gula pada kemasan.

Gandum

Sumber makanan ini banyak diproduksi dengan indeks kandungan glikemik tinggi yang dapat menimbulkan penurunan gula darah Anda. Selain itu, kandungan Gluten, protein dalam gandum mengandung opiat dalam jumlah tinggi yang dapat membuat Anda sulit untuk berhenti makan.

Susu Perah

Salah satu protein utama adalah susu. Didalam susu terdapat kanduangan kasein yang merupakan zat yang dapat membuat tubuh Anda kecanduan. Semua olahan dari susu sapi mengandung kasein, termasuk keju, krim, susu, mentega, dan yogurt.

Daging

Albumin dalam daging merupakan zat yang dapat membuat Anda kecanduan. Sehingga Anda lebih baik mengonsumsinya tidak pada waktu yang rutin karena daging memiliki lemak jenuh tinggi dan kolesterol. Jadi jika Anda ingin diet, dianjurkan untuk mendapatkan sumber protein dari tumbuhan (nabati), seperti kacang-kacangan, buncis, biji-bijian, dan gandum.

Jika Anda menginginkan tubuh yang sehat, lebih baik Anda mulai menghindari makanan-makanan yang dapat membuat Anda kecanduan, karena hal ini dapat berdampak buruk pada tubuh. Sehingga, Anda diharuskan lebih banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan makanan sehat lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement