Rabu 08 Apr 2015 14:31 WIB

Menteri Pariwisata Targetkan Satu Juta Wisatawan ke Tanjung Lesung

Rep: C26/ Red: Winda Destiana Putri
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung.
Foto: Tanjung Lesung
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung penuh pengembangan Tanjung Lesung menjadi salah satu destinasi wisata besar di Indonesia.

Ia menargetkan satu juta turis baik domestik dan mancanegara datang ke sana dalam satu tahun.

"Kalau sekarang Banten jumlah wisatawannya 200 ribu dan itu kurang bagus maka saya naikkan jadi satu juta," kata Arief kepada wartawan usai Grand Launching Tanjung Lesung Marina Boutique Hotels, Rabu (8/4), di Batavia Marina Hotel, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Tanjung Lesung, memiliki sejuta pesona alam indah yang pasti dapat mendongkrak jumlah turis yang datang. Selain itu budaya yang dimiliki juga menjadi pendukung ketertarikan untuk berlibur di pesisir barat Banten ini.

Menurutnya dari 10 juta wisatawan ini akan memberikan banyak keuntungan dan pemasukan bagi negara. Keuntungan ini yang nantinya dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan wisata dari sektor pendukungnya. Mulai dari pembangunan tol, dermaga, dan banyak fasilitas lainnya.

Menpar Arief mengatakan untuk mendukung itu semua paling tidak diperlukan pembangunan 12 ribu kamar hotel, airport, marina, dan jalur kereta. Inilah yang akan ditagetkan selesai beberapa tahun ke depan.

PT Jababeka sebagai pengembang Tanjung Lesung memberikan kontribusi dengan menawarkan investor untuk membeli hotel yang akan dibangun di sana. Ditargetkan 100 hotel dengan masing-masing 10 kamar di dalamnya bisa terjual dalam 2-3 tahun ke depan. Terlebih Tanjung Lesung telah diresmikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sektor pariwisata oleh Presiden Joko Widodo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement