Kamis 08 Jan 2015 19:07 WIB

Perlukah Ortu Khawatir Jika Pertumbuhan Anak Konstan?

Sejak 30 tahun lalu, pemerintah mengeluarkan tabel ukuran untuk membandingkan tubuh bayi Anda dengan bayi-bayi lain yang seusia dan berjenis kelamin sama.
Foto: Republika/Wihdan H
Sejak 30 tahun lalu, pemerintah mengeluarkan tabel ukuran untuk membandingkan tubuh bayi Anda dengan bayi-bayi lain yang seusia dan berjenis kelamin sama.

REPUBLIKA.CO.ID, Anak terlahir dengan berbagai ukuran. Tinggi atau pendek, gemuk atau kurus. Mereka semua ingin bersosialisasi dan ingin bisa diterima di dalam lingkungannya.

Tapi, jika anak tergolong mungil di antara teman satu kelas, atau tinggi bak jerapah, maka beradaptasi jadi tantangan tersendiri.

“Anak-anak sering mendapat ejekan soal perbedaan fisik, seperti tinggi badan, berat badan, hidung besar, atau memakai kacamata. Sayangnya, orang kerap membuat penilaian–dan berkomentar tanpa berpikir panjang– berdasarkan penampilan,” kata Meredith Dreyer, PhD, psikolog anak di Children’s Mercy Hospitals and Clinics, Kansas City, Missouri, seperti dikutip dari www.parentsindonesia.com.

Rasa penasaran terhadap ukuran tubuh dimulai sejak bayi Anda lahir. Semua orang ingin tahu tinggi dan berat badan bayi yang baru lahir. Sejak itu, dokter anak akan memantau ukuran tubuh bayi pada setiap pemeriksaan. Jika centimeter dan kilogram adalah komponen penting, pertumbuhan adalah kuncinya.

Sejak 30 tahun lalu, pemerintah mengeluarkan tabel ukuran untuk membandingkan tubuh bayi Anda dengan bayi-bayi lain yang seusia dan berjenis kelamin sama.

“Tidak perlu khawatir jika pertumbuhan anak menunjukkan grafik konstan. Tapi, jika ditemukan lonjakan tinggi badan atau grafik pertumbuhan mendadak turun, itu bisa jadi pertanda adanya gangguan kesehatan,” kata Elizabeth Littlejohn, MD, pakar endrokrinologi anak dari University of Chicago Corner Children’s Hospital.

Tahun pertama, bayi Anda bertambah tinggi hingga 25 cm. Ukuran itu bukan tolok ukur untuk tinggi maupun berat badan anak ke depan. Tahun kedua, tinggi badan anak akan bertambah sekitar 13 cm.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement