Senin 22 Dec 2014 17:47 WIB

Konsumsi Apel Setiap Hari, Mampu Menjaga Jantung Tetap Sehat

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Winda Destiana Putri
Khasiat Apel
Foto: Womanitely
Khasiat Apel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak peduli apakah itu apel merah, hijau, atau kuning, Anda disarankan makan satu apel sehari supaya tetap sehat dan bahagia.

Ingat, satu apel sehari bisa membuat dokter tak diperlukan lagi dalam hidup Anda. Ini benar lho.

Apel itu diperkaya dengan vitamin dan mineral, dan mereka merupakan sumber serat. Apel itu lezat dan serba guna serta sangat mudah memasukkan mereka ke dalam diet harian Anda.

ROLers, apapun bentuknya, mau keripik apel, pai apel, smoothie apel, karamel apel, jus apel atau apel panggang, semuanya baik. Nah, berikut tujuh alasan penting mengapa Anda perlu makan sebuah apel setiap harinya, dilansir dari Womanitely, Senin (22/12).

Apel membantu detoksifikasi hati

Apel baik untuk hati Anda juga. Banyak orang berbicara tentang diet detoks, tetapi Anda jangan pernah mencobanya jika belum berkonsultasi dengan dokter. Setelah semuanya, sulit melakukan diet apapun sendiri. Untungnya, Anda tetap bisa menjaga hati tetap sehat dengan makan sebuah apel sehari.

Ketika hati Anda sehat, itu mampu menjaga racun berbahaya dari tubuh tanpa perlu bubuk detoksifikasi dan minuman khusus. Kami pikir ini adalah alasan untuk menambahkan apel ke dalam  menu smoothie Anda, bukan?

Apel menjaga jantung sehat

Salah satu manfaat terbaik makan apel satu sehari adalah mereka membantu kesehatan jantung Anda. Seperti yang disebutkan sebelumnya, serat dalam apel membantu mengurangi kadar kolesterol yang berarti mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, apel membantu mencegah penumpukan plak di arteri Anda sehingga menurunkan risiko Anda terkena serangan jantung. Apakah Anda tahu bahwa penyakit jantung adalah pembunuh terbesar sebagian besar wanita di dunia? Masukkan apel ke dalam menu makan Anda untuk hidup lebih sehat dan lama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement