Senin 08 Dec 2014 23:17 WIB

Jalan Tol Dipastikan Bantu Perkembangan Wisata Sukabumi

 Empat ekor Tukik Penyu Hijau atau Chelonia Mydas yang berumur satu hari berjalan kearah laut saat pelepasan di konservasi Penyu Hijau Pangumbahan, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Foto: Antara
Empat ekor Tukik Penyu Hijau atau Chelonia Mydas yang berumur satu hari berjalan kearah laut saat pelepasan di konservasi Penyu Hijau Pangumbahan, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI --Kementerian Pariwisata RI menyebutkan dengan adanya jalan tol di Sukabumi, Jawa Barat, dipastikan akan membantu perkembangan dunia wisata di wilayah tersebut.

"Kabupaten Sukabumi tempat wisata yang sangat menakjubkan, bahkan bisa dikatakan lengkap mulai dari gunung, rimba, laut, pemandangan alam dan sungai. Diharapkan, dengan adanya jalan tol, nantinya objek wisata tersebut bisa menarik wisatawan khususnya asing untuk datang," kata Direktur Wisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata, Ahyaruddin, Senin.

Menurutnya, salah satu hambatan menuju objek wisata di Kabupaten Sukabumi adalah kondisi arus lalu lintas yang kerap macet sehingga wisatawan yang ingin datang untuk berwisata berpikir dua kali. Namun demikian, karena memiliki objek wisata yang masih alami, maka tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi tetap menjadi salah satu tujuan wisatawan mancanegara.

Salah satu objek wisata andalannya adalah wisata arung jeram Sungai Citarik di Kecamatan Cikidang, kemudian tempat wisata selancar laut di Desa Cimaja, Kecamatan Cisolok yang selalu didatangi wisatawan mancanegara. Maka dari itu, pihaknya berharap objek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi membantu menarik wisatawan mancanegara.

"Kami diberi target oleh Presiden Joko Widodo untuk bisa mendatangkan sedikitnya 20 juta wisatawan selama lima tahun, diharapkan tempat wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi bisa mendongkrak jumlah wisman," ujarnya.

Apalagi pada Desember 2015 akan dilaksanakan Kejuaraan Dunia Arung Jeram di Sungai Citarik yang diikuti peserta sedikitnya dari 25 negara di Asia dan Eropa yang sudah pasti akan menyedot wisatawan dari luar negeri. 

Sementara, Asisten Daerah II bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Sukabumi, Dana Budiman berharap proyek pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tidak terjadi penundaan, karena rencana pembangunan jalan tol ini sudah digadang-gadang sejak puluhan tahun.

"Diharapkan dengan pemerintahan yang baru ini pembangunan jalan tol Bocimi bisa segera ditindak lanjuti, yang salah satunya untuk mengurai kemacetan di Kabupaten Sukabumi yang bisa dikatakan sudah parah," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement