Jumat 05 Dec 2014 11:46 WIB

Wow, Sebentar Lagi Pesawat Berkecepatan 2000km per Jam Siap Mengudara

Rep: MGROL31/ Red: Winda Destiana Putri
Super-fast: The N+2 jet designed by Lockheed Martin
Foto: Dailymail
Super-fast: The N+2 jet designed by Lockheed Martin

REPUBLIKA.CO.ID, MARYLAND -- Setelah hampir 10 tahun vakum, tersiar kabar bahwa salah satu jenis pesawat komersil tercepat yakni, Concorde akan segera dibangkitkan bahkan dikembangkan ketingkat selanjutnya.

Generasi terbaru pesawat komersil supersonik ini digadang-gadang akan berkecepatan hampir 2000 km/jam sehingga dapat menempuh perjalanan dari New York ke London yang semula 5 jam menjadi hanya setengahnya yakni 2,5 jam.

Seperti yang dilansir dari Dailymail, Jumat (5/12) pesawat ini didesain oleh para insinyur US Global Aerospace di perusahaan produsen pesawat Lockheed Martin yang bermarkas di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat.

Pesawat yang dinamakan proyek N+2 ini dikabarkan dapat mengangkut 80 orang dan dilengkapi konfigurasi tiga mesin jet yang akan mengambil posisi di atas dan di bagian sayap pesawat. Pengaturan tersebut diklaim dapat mencegah terjadinya sonic boom yaitu keadaan di mana sebuah pesawat berkecepatan tinggi akan  menghasilkan gelombang suara yang dapat merusak sekitarnya.

"Untuk mencapai pengurangan kebisingan transportasi yang revolusioner, kami sedang mengembangkan sistem propulsi baru. Kami juga tengah mengembangkan sistem baling-baling dan gas buang yang senyap," ungkap Michael Buananno selaku Lockheed Martin Manager of NASA N+2 Program.

"Pesawat ini tengah dikerjakan dan diharapkan akan menjalani debut pada tahun 2019. Kami juga berharap nantinya pesawat ini tidak hanya sekadar menjadi trasportasi kalangan bisnis, namun dapat dinikmati juga untuk seluruh kalangan komersil," tambah Michael.

Seperti yang diketahui, Concorde merupakan pesawat komersil bertenagakan turbojet  yang dibuat oleh dua perusahaan yakni,  Aerospatiale (Prancis) dan British Aircraft Corporation (Inggris) bertujuan untuk  mempersingkat waktu tempuh penerbangan hingga 2 kali lipat dari pesawat komersil biasa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement