REPUBLIKA.CO.ID, MUNTOK -- Festival Menumbing 2014 yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Ke-280 Kota Muntok, Ibu Kota Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, semakin meriah.
Pada penutupan kegiatan Festival Menumbing ke-2 yang dilaksanakan di Lapangan Gelora Muntok, Minggu (7/9) malam, jumlah peserta maupun keragaman dan variasi yang disuguhkan cukup menarik dan bisa nenjadi alternatif hiburan masyarakat.
"Kami harapkan pada tahun depan lebih meriah karena akan bersamaan waktunya dengan acara berskala internasional yaitu 'Home Stay Fair 2015'," ungkap Bupati Bangka Barat Zuhri M. Syazali.
Ia mengatakan konsep acara yang disiapkan panitia untuk mengakomodasi seluruh pelaku adat, budaya, dan seni lokal juga patut diapresiasi mengingat daerah itu sudah memproklamasikan sebagai kota wisata sejarah dan budaya.
Pada peserta dan panitia, katanya, sudah mencoba menonjolkan khasanah budaya dan adat di daerah itu dengan cukup menarik. Selain itu, hadirnya banyak komunitas yang ikut memeriahkan hari jadi Muntok juga memberikan warna dan harapan baru akan perkembangan kota pusaka tersebut.
"Pada perayaan tahun depan kami harapkan bisa ditingkatkan, mengingat pada 2015 perayaan akan bersamaan dengan penyelenggaraan 'Home Stay Fair' atau pertemuan komunitas rumah singgah yang akan diikuti perwakilan dari 10 negara Asia Tenggara dan dari seluruh provinsi di Indonesia," kata dia.
Untuk mewujudkan hal itu, katanya, seluruh warga setempat bersatu padu dalam upaya menyukseskan kegiatan berskala internasional yang akan dikunjungi banyak utusan dari negara di Asia Tenggara.
"Pada kesempatan itu juga akan berkumpul para 'Abang Yang' atau keluarga bangsawan Muntok yang saat ini tersebar di sejumlah negara dan di berbagai kota di Indonesia, untuk itu kita perlu persiapan lebih baik lagi," katanya.
Sebagai persiapan menyukseskan kegiatan itu, pemkab akan segera menyelesaikan pembangunan jalan dua jalur yang berada di pusat Kota Muntok hingga Pelabuhan Tanjung Kalian.
Ia mengharapkan komunitas musik yang saat itu mengikuti festival tersebut terus mengasah kemampuan agar tahun depan bisa lebih baik dan bisa mengangkat nama daerah lebih tinggi.
"Kami optimistis pada 2015 perayaan Festival Menumbing ke-3 akan lebih baik lagi," kata dia.
Festival Menumbing yang berlangsung sejak 1 September 2014 ditutup dengan acara cukup meriah di Lapangan Gelora. Pada penutupan, warga memadati lokasi untuk menyaksikan pentas seni, budaya tradisional dan modern.
Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB, akhirnya ditutup sekitar pukul 01.00 WIB, dengan penonton yang sebagian besar usia muda cukup antusias mengikuti hingga usai pertunjukan.