Ahad 22 Dec 2013 18:03 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Masih Waspada

Anak Gunung Krakatau
Foto: AP
Anak Gunung Krakatau

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Status aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hingga kini masih dinyatakan waspada atau level II.

"Selama setahun terakhir kondisi Anak Krakatau masih berstatus waspada," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Pabuaran Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Jumono, Ahad.

Ia mengatakan saat ini aktivitas vulkanik Anak Krakatau relatif stabil dan tidak menimbulkan letusan seperti pada 2008.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung menetapkan status Anak Krakatau masuk kategori waspada atau level II.

Selain itu juga aktivitas Anak Krakatau tidak menimbulkan gelombang tsunami.

Namun demikian, pihaknya melarang nelayan maupun pengunjung naik ke lokasi Anak Krakatau yang masih aktif itu.

Ia mengimbau nelayan maupun pengunjung hanya diberikan rekomendasi radius sejauh satu kilometer dari lokasi Gunung Anak Krakatau.

"Peringatan imbauan ini guna mencegah korban jiwa," katanya.

Menurut dia, sejauh ini Anak Krakatau tidak menimbulkan letusan yang mengeluarkan asap.

Akan tetapi, aktivitas kegempaaan vulkanik Anak Krakatau masih terjadi, namun relatif kecil.

"Kami belum bisa mengetahui secara rinci jumlah kegempaan vulkanik Anak Krakatau, karena alat perekam gempa seismograf bisa diketahui pukul 24.00 WIB," katanya.

Ia menyebutkan, selama ini masyarakat pesisir Anyer dan Carita yang jaraknya 42 kilometer dari Gunung Anak Krakatau masih melakukan aktivitas seperti biasa.

Masyarakat dan nelayan yang tinggal di pesisir Pantai Banten mengaku mereka tidak panik jika Gunung Anak Krakatau kembali aktif.

"Kami yakin pesisir pantai bagian barat Provinsi Banten relatif normal dan banyak dikunjungi wisatawan," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat pesisir Banten mengaku bahwa mereka cukup tenang melakukan aktivitas sehari-hari dan tidak mengkhawatirkan Gunung Anak Krakatau.

Sebab selama ini kondisi Anak Krakatau masih menyandang status waspada atau level II.

"Kami seperti biasa berjualan dan tidak takut ancaman aktivitas Anak Krakatau itu," kata Inah, seorang pedagang di pesisir Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement