Rabu 06 Jun 2012 12:14 WIB

Sudah Balita Masih Ngedot? Ini Dia Solusinya

Rep: desy susilawati/ Red: Endah Hapsari
Bayi ngempeng/ilustrasi
Foto: pregnancy-blog.parentingweekly.com
Bayi ngempeng/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Anak yang sudah balita sebaiknya tak lagi minum dengan menggunakan dot atau ngempeng. Mengapa? Menurut dr Asti Proborini, SpA, IBCLC, dokter anak dan konselor Laktasi dari Kemang Medical Care, empeng atau dot tidak dianjurkan untuk bayi atau anak karena kebiasaan itu akan berdampak negatif pada anak.

Namun, bagaimana jika anak sudah terlanjur? Bagaimana cara mengatasi agar bisa lepas dari empeng? Asti memberikan triknya untuk Anda:

Kasih pengertian

Asti menyarankan, jika anak usia hampir dua tahun, cukup diberi pengertian saja. Kasih tahu anak dengan mengajak ngobrol. Katakan pada anak bahwa dia tidak boleh ngempeng lagi, ngempeng itu berbahaya. Biasanya, anak usia hampir dua tahun akan paham atau mengerti maksud ibunya.

Lupa sendiri

Jika dia menangis atau menjerit, biarkan saja. ''Nanti juga lupa sendiri,'' kata Asti. Ketika si anak mulai lupa pada kebiasaan itu, buru-buru gantikan dengan hal lain seperti makanan.

Buku cerita

Bisa juga diganti dengan buku cerita. Bacakan buku cerita sebelum tidur.

Jangan manjakan

Asti menekankan agar jangan terlalu memanjakan anak. "Butuh berapa lama agar anak lepas dari empeng, sangat tergantung pada ibu dan anak itu sendiri. Seberapa tegas ibunya," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement