Selasa 12 Apr 2011 21:04 WIB

Es krim Ragusa, Siapa yang Tak Ngiler?

ragusa
Foto: .
ragusa

REPUBLIKA.CO.ID, Kursi-kursi zaman dulu, bangunan belanda, foto-foto hitam putih, dan pengamen dengan lagu-lagu 70-an, menjadi keunikan kafe es krim Ragusa. Siapa yang tak kenal tempat ini?

Berada di Jalan Veteran I No 10 Jakarta Pusat, tempat ini selalu ramai setiap harinya, terutama saat hari libur.

“Kebanyakan dari mereka adalah pelanggan lama yang sudah sering berkunjung ke tempat ini,“ jelas Sias Mawarni, pemilik Ragusa.

Tempat ini selalu buka setiap harinya dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB. Bila jam makan siang tiba, tempat ini akan lebih ramai dari jam-jam lainnya. Banyak pengunjung menikmati es krim di siang hari.

Perbedaan tempat ini dengan tempat lain ialah tempat yang berinterior Belanda dan es krimnya yang tidak menggunakan bahan pengawet. Es krim tersebut dibuat dengan tangan. Itu yang membuat rasa es krim Ragusa tetap terjaga. Untuk menemani makan es krim, di bagian depan kafe ada beberapa pedagang yang berjualan otak-otak, sate ayam, hingga rujak.

Sejak 1947, Ragusa tidak pernah mengubah cita rasa es krimnya. Itu menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat banyak yang mengunjungi tempat ini. Banyak pilihan rasa yang bisa dicoba, seperti special mix, banana split, cassata siciliana, chocolate sundae, lemon ice, tutti frutti, dan spaghetti ice cream. Dari banyaknya pilihan rasa tersebut, yang paling disukai ialah spaghetti ice cream. Bentuknya menyerupai spageti, karenanya dinamakan spaghetti ice cream.

Harga yang dipatok oleh Ragusa cukup terjangkau, dari harga Rp 10 ribu sampai Rp 28 ribu. Harga bergantung pada pesanan. Semakin besar dan bermacam-macan rasa yang dipesan, semakin mahal pula harganya. Contohnya spaghetti ice cream, bentuk dan porsinya yang cukup besar membuat es krim ini dipatok dengan harga Rp 28 ribu per porsi.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement