Selasa 07 Jul 2026 10:32 WIB

Mengenal Hyrox, Olahraga yang Sedang Tren di Indonesia

Hyrox mengombinasikan lari dan delapan pos latihan fungsional.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Hyrox (ilustrasi). Hyrox merupakan format kompetisi olahraga yang mengombinasikan lari dan delapan pos latihan fungsional.
Foto: Dok. Magnific
Hyrox (ilustrasi). Hyrox merupakan format kompetisi olahraga yang mengombinasikan lari dan delapan pos latihan fungsional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Olahraga Hyrox belakangan ini sedang naik daun. Kompetisi kebugaran yang pertama kali diciptakan oleh Christian Toetzke dan Moritz Furste di Jerman pada 2017 tersebut kini banyak digandrungi oleh masyarakat terutama anak muda di Indonesia.

Salah satu peserta yang merasakan langsung tantangan Hyrox adalah Sara (28 tahun). Warga Jakarta itu untuk pertama kalinya mengikuti Hyrox di ajang AirAsia Hyrox Jakarta pada 27-28 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang.

Baca Juga

Sara mengatakan dirinya mengikuti kategori Hyrox Doubles Women bersama temannya. la mengaku sudah mengetahui soal Hyrox sedari tahun lalu, namun ia baru memutuskan untuk mengikuti kompetisinya tahun ini.

"Ini race pertama aku. Sebenarnya sudah tahu soal Hyrox dari tahun lalu karena ada beberapa teman yang memang sudah sering ikut kompetisi Hyrox di luar negeri. Tapi pas tahu bakal ada di Jakarta, jadi kayak oke ayo cobain," kata Sara saat dihubungi Republika, Senin (6/7/2026).

photo
Pria berlatih sebelum mengikuti ajang Hyrox (ilustrasi). Hyrox merupakan format kompetisi olahraga yang mengombinasikan lari dan delapan pos latihan fungsional. Dalam satu kompetisi, peserta harus berlari sejauh satu kilometer, kemudian menyelesaikan satu pos latihan, lalu kembali berlari satu kilometer menuju pos berikutnya. Pola tersebut diulang sebanyak delapan kali hingga seluruh rangkaian lomba selesai. - (Dok. Magnific)

 

Namun Sara mengatakan bahwa keputusannya untuk mengikuti Hyrox bukan semata-mata karena FOMO. "Nah tapi kalau dibilang FOMO nggak juga ya, bukan yang pengen ikut-ikutan karena takut ketinggalan. Nggak gitu. Cuma memang karena basic-nya aku suka olahraga, suka nge-gym, rasanya tertantang aja buat cobain ini," kata dia.

Untuk menghadapi race pertamanya, Sara dan temannya menjalani persiapan khusus selama hampir dua bulan. Mereka berlatih bersama trainer di pusat kebugaran langganannya. "Latihan pasti ya, karena ini untuk pertama kalinya. Apalagi Hyrox itu olahraga intensitas tinggi, jadi nggak bisa main-main atau asal nyoba. Takutnya malah collaps," kata dia.

Sara pun mengaku tak memasang target muluk-muluk pada kompetisi pertamanya. la dan temannya hanya ingin finish dengan kuat. "Karena ini race pertama kita, targetnya nggak yang gimana banget. Kita pengen finish strong aja, syukurnya kita bisa finish tanpa kendala berarti," kata Sara.

Dalam kompetisi AirAsia Hyrox Jakarta, sejumlah selebritas juga terlihat ikut serta. Misalnya ada Luna Maya dan Marianne Rumantir, Ibnu Jamil bersama sang istri Ririn Ekawati, Gisella Anatasia, Andrea Dian, Rima Melati, Melaney Ricardo, Melanie Putria, dan lainnya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi