REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meta memperkenalkan fitur Live Chats di aplikasi Threads untuk meningkatkan keterlibatan pengguna secara real-time. Perusahaan mengatakan ide di balik fitur tersebut adalah untuk membuat Threads lebih relevan dan aktual.
Live Chats pertama kali diluncurkan dalam komunitas NBA di Threads selama babak playoff. Sejumlah tokoh media seperti Malika Andrews, Rachel Nichols, dan Da Kid Gowie dijadwalkan menjadi host dalam sesi Live Chats selama pertandingan.
"Fitur Live Chats saat ini baru tersedia untuk sebagian kecil kreator. Namun, kami berencana memperluas aksesnya secara bertahap ke lebih banyak pengguna," kata juru bicara Meta, dikutip dari TechCrunch, Kamis (23/4/2026).
Secara fungsi, Live Chats memungkinkan pengguna mengirim pesan, foto, video, tautan, serta reaksi emoji. Dalam satu sesi, maksimal 150 peserta dapat berpartisipasi aktif mengirim pesan. Jika jumlah tersebut terpenuhi, pengguna lain tetap dapat bergabung sebagai penonton yang hanya bisa melihat percakapan, memberikan reaksi, dan mengikuti polling.
Saat pertama kali diluncurkan, Threads tertinggal dari X dalam hal relevansi dan ketepatan waktu. Platform milik Elon Musk tersebut telah lama unggul dengan fitur Trending Topic, pencarian, tagar, dan feed kronologis, sehingga pengguna bisa mengetahui informasi secara real-time.
Seiring waktu, Threads telah mengembangkan platformnya dengan berbagai fitur termasuk melalui Live Chats. Ini dianggap sebagai langkah strategis Threads untuk mengejar ketertinggalannya.
"Ini adalah cara baru untuk membangun komunikasi dengan orang lain berdasarkan minat yang sama seperti perilisan album atau pertandingan olahraga berlangsung," kata Meta.