REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi baru menunjukkan konsumsi garam (natrium) yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan otak dan berpotensi mempercepat penurunan daya ingat, terutama pada pria. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Neurobiology of Aging.
Penelitian tersebut menemukan bahwa asupan natrium yang lebih tinggi berkaitan dengan penurunan fungsi memori episodik. Ini merupakan kemampuan otak untuk mengingat pengalaman pribadi dan peristiwa spesifik di masa lalu, seperti lokasi parkir kendaraan atau momen penting dalam hidup seseorang.
Efek penurunan memori ini terutama terlihat pada partisipan pria, sementara tidak ditemukan hubungan serupa pada partisipan perempuan dalam studi tersebut. Studi ini melibatkan lebih dari 1.200 peserta yang diamati selama enam tahun, dengan 41 persen di antaranya adalah pria. Asupan garam mereka dipantau, sementara fungsi otak diuji setiap 18 bulan menggunakan berbagai tes kognitif.
Hasilnya menunjukkan bahwa pria dengan asupan natrium tinggi sejak awal penelitian mengalami penurunan kemampuan mengingat episodik yang lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya. Para peneliti menegaskan bahwa studi ini tidak dirancang untuk membuktikan hubungan sebab-akibat langsung antara konsumsi natrium dan penurunan memori. Namun, temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang perlu diteliti lebih lanjut.