Rabu 18 Feb 2026 11:13 WIB

Punch Si 'Naruto Monkey' Akhirnya Punya Sosok Ibu Asuh

Video Punch viral karena selalu memeluk boneka sebagai pengganti induknya.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Punch bersama boneka monyetnya. Lahir pada Juli 2025, Punch harus menelan pil pahit ketika induk kandungnya menolak dan meninggalkannya sesaat setelah ia lahir.
Foto: Dok. X/@ichikawa_zoo
Punch bersama boneka monyetnya. Lahir pada Juli 2025, Punch harus menelan pil pahit ketika induk kandungnya menolak dan meninggalkannya sesaat setelah ia lahir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Punch, bayi monyet jenis makaka, akhirnya menemukan sosok ibu asuh di koloni monyet gunung di Kebun Binatang Ichikawa, Prefektur Chiba, Jepang. Dari video yang beredar di media sosial, terlihat seekor monyet dewasa sedang membersihkan kutu di tubuh Punch, yang menandakan bahwa Punch telah diterima di koloni.

Punch pertama kali mencuri perhatian publik setelah ditemukan memeluk boneka sebagai pengganti induknya yang menelantarkannya sejak dia lahir. Monyet berusia 6 bulan itu pun menjadi viral dan mendapat julukan "Naruto Monkey" karena hidupnya mirip nasib karakter anime Naruto yang juga dikucilkan warga Konoha sejak kecil.

Baca Juga

Punch lahir pada 26 Juli 2025, dengan berat 500 gram. Menurut pihak kebun binatang, induk kandungnya yang baru pertama kali melahirkan diduga kelelahan akibat proses persalinan di tengah musim panas. Induk tersebut juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan merawat anaknya.

photo
Punch bersama boneka monyetnya. Lahir pada Juli 2025, Punch harus menelan pil pahit ketika induk kandungnya menolak dan meninggalkannya sesaat setelah ia lahir. - (Dok. X/@ichikawa_zoo)

 

Keesokan harinya, penjaga kebun binatang Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, mulai merawat Punch secara intensif dengan pemberian susu. Menurut Shikano, kasus induk monyet yang menelantarkan anaknya memang terjadi pada persentase tertentu, terutama pada kelahiran pertama.

"Di kelompok monyet gunung, induk lain terkadang mengambil alih pengasuhan anak, jadi kami mengamati dari kejauhan pada hari kelahiran, tetapi tidak ada tanda-tanda seperti itu. Karena Punch sehat, kami untuk sementara memisahkannya dari kelompok dan mulai memberinya susu," kata Shikano dilansir laman Mainichi, Rabu (18/2/2026).

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement