REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiapan fisik menjadi salah satu yang terpenting dalam menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan. Di tengah rasa kantuk yang sering melanda di waktu dini hari, sahur kerap kali dianggap sebagai rutinitas makan biasa, padahal isi piring sahur adalah penentu bagaimana tubuh akan bertahan menghadapi puasa dari fajar hingga senja.
Apa yang kita konsumsi sebelum Imsak bukan sekadar untuk menunda rasa lapar, melainkan tentang mengisi "tangki bahan bakar" dengan komposisi nutrisi yang tepat agar produktivitas tidak merosot di tengah hari. Kepala Dietisien di KIMS Hospitals, Thane, India, Amreen Sheikh mengatakan sahur yang bijak jauh lebih bermakna daripada sekadar makan hingga kenyang.
Dia berbagi pandangan mengenai pentingnya memilih makanan yang melepaskan energi secara bertahap. Menurutnya, asupan yang tepat adalah perlindungan terbaik bagi tubuh dalam menghadapi tantangan fisik selama satu bulan penuh.
"Makan makanan yang tepat dapat memberi energi, menekan nafsu makan, mencegah sakit kepala, dan melindungi diri dari penurunan stamina setelah makan siang yang sangat ditakuti," kata Sheikh dikutip dari laman Only My Health pada Rabu (18/2/2026).
Berikut adalah tujuh jenis makanan padat nutrisi yang sangat disarankan untuk dikonsumsi saat sahur untuk menjaga energi dan hidrasi sepanjang hari:
1. Oat dan gandum utuh
Jika sering merasa lelah pada siang hari, mungkin sahur Anda kekurangan karbohidrat kompleks. Oat, nasi merah, atau roti gandum adalah makanan yang mampu melepaskan energi secara bertahap serta sangat baik karena dicerna secara perlahan, sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil.