Kamis 15 Jan 2026 18:09 WIB

Dituduh Pernah Abaikan Laporan Soal Aurelie, Ini Tanggapan Kak Seto

Seto mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tak setara, dan child grooming.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Psikolog dan pegiat perlindungan anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto.
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Psikolog dan pegiat perlindungan anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog dan pegiat perlindungan anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto, angkat bicara mengenai tuduhan mengabaikan laporan child grooming. Pada 2010, ayah Aurelie Moeremans, Jean Marc, meminta bantuan Seto untuk membantu anaknya lepas dari tindakan grooming yang diduga dilakukan Robby Tremonti. Namun saat itu, Seto diduga mengabaikan laporan tersebut.

Isu ini kembali mencuat setelah Aurelie merilis buku Broken Strings. Memoar tersebut didasarkan pada kisah nyata pengalaman pahit Aurelie saat dia menjadi korban grooming dari seorang pria yang namanya disamarkan menjadi Bobby.

Baca Juga

Menanggapi polemik tersebut, Seto menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan di akun Instagram @kaksetosahabatanak. la mengaku telah mengikuti secara serius diskusi publik yang berkembang, termasuk berbagai pernyataan dan kutipan masa lalu yang kembali diangkat.

"Perlu kami sampaikan bahwa praktik pendampingan anak dan cara pandang terhadap relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir," kata Seto dalam unggahannya, dikutip Kamis (15/1/2026).

la menjelaskan, pada masanya, setiap pendampingan dan pernyataan yang disampaikan dilakukan berdasarkan pengetahuan, kewenangan, serta kerangka pemahaman yang berlaku saat itu. Meski demikian, Seto mengakui bahwa standar perlindungan anak saat ini menuntut kepekaan, kehati-hatian, serta perspektif yang jauh lebih kuat terhadap potensi manipulasi, tekanan emosional, dan ketimpangan kuasa dalam relasi yang melibatkan anak dan remaja.

 

 

photo
Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans segera hadir dalam versi cetak atau fisik. - (Dok. Ohara Books/Aurelie Moeremans)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement