Selasa 16 Dec 2025 23:23 WIB

Kapal Api Group Sumbang 1.250 Kantong Darah Sejak 2023

Kegiatan ini dinilai berfungsi memperkuat ikatan dan kebersamaan di antara karyawan.

Aksi donor darah Kapal Api Group yang digelar pada Jumat (12/12/2025).
Foto: Dok. Kapal Api Group
Aksi donor darah Kapal Api Group yang digelar pada Jumat (12/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang akhir tahun, Kapal Api Group kembali melaksanakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pilar tanggung jawab sosial perusahaan, berfokus pada dukungan terhadap ketersediaan stok darah nasional serta kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Program donor darah yang berada di bawah pilar Kapal Api Peduli telah menjadi agenda rutin sejak 2023 dan konsisten dilaksanakan setiap tahun. Sejak pertama kali digelar, total partisipasi karyawan mencapai lebih dari 1.250 orang. 

Baca Juga

General Manager Human Capital Kapal Api Group, Rafael Widya Wiryawan, mengatakan donor darah tidak hanya memberikan manfaat besar bagi penerima, tetapi juga memperkuat rasa peduli di antara karyawan. "Setetes darah yang kita berikan hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi tetap menjadi bagian dari budaya Kapal Api Group,” ujar Rafael dalam kegiatan bertajuk "Setetes Darah Kita, Harapan Bagi Mereka yang Membutuhkan" dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id pada Selasa (16/12/2025).

Setiap kantong darah yang terkumpul dibutuhkan oleh fasilitas kesehatan untuk berbagai keperluan, termasuk prosedur operasi, penanganan kondisi darurat, dan dukungan bagi pasien yang memerlukan transfusi rutin. Konsistensi partisipasi karyawan Kapal Api Group secara berkala disebut membantu PMI dalam upaya menjaga stabilitas pasokan darah di wilayah operasional.

Selain dampak eksternal, kegiatan donor darah juga memberikan fungsi internal. Di lingkungan kerja Kapal Api Group, aksi ini menyediakan ruang bagi karyawan untuk terlibat dalam kegiatan non-operasional yang berorientasi sosial. Rafael mengatakan kegiatan ini berfungsi memperkuat ikatan dan kebersamaan di antara karyawan, yang merupakan tujuan sekunder dari pilar tanggung jawab sosial perusahaan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement