Selasa 27 Feb 2024 18:19 WIB

Pemain Film Agak Laen Penuhi 'Nazar' Jadi Manusia Silver Setelah Tembus 7 Juta Penonton

Jadwal pengecatan silver pemain film Agak Laen sengaja tidak diumumkan ke publik.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Pemain film Agak Laen yakni Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Boris Bokir memenuhi nazar menjadi manusia silver. Nazar ini dibuat apabila penonton film Agak Laen tembus 7 juta.
Foto: Dok. tangkapan layar Instagram/@meiranastasia
Pemain film Agak Laen yakni Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Boris Bokir memenuhi nazar menjadi manusia silver. Nazar ini dibuat apabila penonton film Agak Laen tembus 7 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain film horor komedi Agak Laen yakni Indra Jegel, Oki Rengga, Bene Dion, dan Boris Bokir, akhirnya memenuhi "nazar" menjadi manusia silver. Sebelumnya, mereka berjanji akan menjadi manusia silver apabila penonton film Agak Laen mencapai 7 juta orang. 

Produser Imajinari, Ernest Prakasa, mengabadikan momen tersebut lewat Instagram Live yang baru dilakukannya hari ini, Selasa (27/2/2024). Live diawali dengan tawa Ernest yang membludak ketika merekam keempat manusia silver+emas itu. “Akhirnya dicat juga. Gue seumur-umur nggak pernah Live IG, demi ini gue Live IG,” ucap Ernest Prakasa menyapa penontonnya. 

Baca Juga

Ernest tampak tertawa bahagia, sembari menanyakan juga pada Jegel tentang rasanya seluruh tubuh dicat silver. “Rasanya anget, tapi aman kok bahannya,” kata Jegel.

“Kalau kena keringat, luntur ini,” kata Boris.

 

Mereka tampak berjalan dari arah Hotel Pullman, menuju anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI. Selain lokasi tersebut ikonik sebagai lambang ibukota karena berada tepat di depan patung Bundaran HI, para personel rencananya memang akan menyapa pengendara yang lewat dari atas anjungan, sembari memegang spanduk.

Spanduk tersebut bertuliskan "7.000.000 ++ manusia udah nonton pilem kami woy". Selain tim dari Imajinari, ada beberapa masyarakat yang juga ikut merekam aksi personel Agak Laen itu.

Ernest mengatakan, jadwal pengecatan silver tersebut sengaja tidak disebarkan. “Kenapa? Karena ini tempat umum, kalau misalnya kita sebarin, takutnya terjadi kerumunan massa di Bundaran HI. Kalau terlalu ramai malah takut dibubarin polisi,” ujarnya.

Mereka pun juga tidak janjian jadwal, dan tiba-tiba saja sepakat untuk digelar hari ini. Tampak para penumpang di halte tersebut pada ikut merekam, dan antusias memberi lambaian tangan pada para personel Agak Laen yang sudah menjadi manusia silver.

Ernest menyebut bahwa dirinya tidak tega dan merasa kasihan, tetapi di satu sisi dia berbicara seperti itu sambil tertawa sehingga memancing penonton Live Instagram-nya ikut tertawa. Penonton diajak merasakan euforia yang ada di sana, meski tidak bisa melihat langsung.

Terdengar dalam sebuah video ada yang bertanya pada Ernest mengapa dirinya tidak ikutan menjadi manusia silver. “Saya kan penyandang dana. Janganlah, mereka berempat udah ikonik. Antara iba sama ngakak, tapi rasain, bikin nazar taunya kejadian,” kata dia lagi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement