Rabu 29 Nov 2023 16:17 WIB

Peminat Konten Horor Annabelle di DMS Membludak, Aplikasi Mendadak Eror

Aplikasi DMS sempat mengalami kendala karena membludaknya antusiasme penggemar.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
Kreator konten horor asal Indonesia, DiaryMisterSara, berinteraksi dengan boneka Annabelle.
Foto: Dok. Republika/Santi Sopia
Kreator konten horor asal Indonesia, DiaryMisterSara, berinteraksi dengan boneka Annabelle.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah lama dinanti, program penelusuran paranormal "Journey to Annabelle" resmi dirilis di DSM+ pada Selasa (28/11/23) malam. Akan tetapi, antusiasme yang membludak dari para pencinta horor tampaknya membuat aplikasi tersebut sempat mengalami kendala teknis.

"Journey to Annabelle" merupakan sebuah program horor besutan DiaryMisteriSara bersama Multivision Plus. Program ini akan menghadirkan perjalanan para host DiaryMisteriSara yaitu Sara Wijayanto, Demian Aditya, serta Wisnu Hardana saat melakukan penelusuran paranormal ke tempat-tempat mencekam, seperti Preston Castle, Warren Museum, hingga The Conjuring House.

Baca Juga

Antusiasme para pencinta horor semakin besar setelah kanal YouTube Sara Wijayanto merilis trailer "Journey to Annabelle". Para pencinta horor menyatakan bahwa trailer tersebut berhasil membuat mereka merasakan ketegangan yang intens.

"MasyaAllah baru liat trailernya aja udah merinding sebadan-badan. Ini sih keren banget dan wajib trending," ungkap seorang warganet di kanal YouTube Sara Wijayanto, seperti dikutip oleh Republika.co.id pada Rabu (29/11/2023).

 

Oleh karena itu, perilisan "Journey to Annabelle" di DMS+ mendapatkan antusiasme yang besar dari para pecinta horor. Bahkan saking besarnya antusiasme tersebut, aplikasi DMS+ sempat mengalami kendala teknis. Kendala tersebut membuat sebagian penonton mengalami kesulitan untuk mengakses konten "Journey to Annabelle".

"Mohon maaf untuk ketidaknyamanannya ViewPlus. MinPlus kebayang gimana perasaan ViewPlus, udah nungguin #JourneyToAnnabelle namun ketika hari yang dinanti tiba, ada aja kendalanya, mohon maaf ya," ujar DMS+ melalui pernyataan resminya di akun Instagram @dmsplus.id.

Mereka mengungkapkan bahwa kendala seperti ini sudah diprediksi sebelumnya. Oleh karena itu, sebelum "Journey to Annabelle" dirilis, mereka telah melakukan peningkatan kualitas aplikasi untuk mengantisipasi antusiasme penonton yang besar.

"Namun antusias ViewPlus lebih besar dari yang kami bayangkan. Terima kasih ya ViewPlus," lanjut DMS+ di Instagram.

Mereka juga menyatakan bahwa setiap kritik dan keluhan yang disampaikan oleh penonton akan menjadi catatan untuk perbaikan ke depannya. Selain itu, DMS+ mengungkapkan bahwa mereka sedang berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki aplikasi mereka. "Pantengin terus IG kami ya, semoga segera bisa MinPlus kabarin kalo aplikasi sudah pulih kembali," ujar DMS+ dalam keterangan resminya.

Ucapan permintaan maaf juga disampaikan oleh host Sara Wijayanto melalui akun Instagram pribadinya. Sara menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi pada aplikasi DMS+ karena membludaknya antusiasme para pencinta horor, khususnya Saraddicts.

"Pihak @dmsplus.id sedang memperbaiki dan semiga akan segera bisa ditonton episode spesialnya. Terima kasih atas pengertian dan kesabarannya," tulis Sara. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement