Ahad 26 Nov 2023 21:53 WIB

Film Horor Terbaik 2023, Tetap Seru Meski Ditonton Ulang

Film horor ini cukup berkesan, bahkan tetap memuaskan meski ditonton berulang kali.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Foto adegan film horor The Boogeyman. Ada beberapa film horor terbaik sepanjang 2023, salah satunya The Boogeyman.
Foto: Dok 20th Century Studios
Foto adegan film horor The Boogeyman. Ada beberapa film horor terbaik sepanjang 2023, salah satunya The Boogeyman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cukup banyak film horor penuh teror, aneh, hingga sarat adegan berdarah yang tayang sepanjang 2023. Beberapa tahun terakhir memang dinilai kritikus film sebagai periode semakin berkembangnya tayangan horor yang bervariasi dan berkualitas.  

Tahun ini merupakan kelanjutan yang kuat dari hal tersebut. Sejumlah film horor yang hadir cukup berkesan, bahkan tetap memuaskan meski ditonton berulang kali. Berikut lima judul film horor terbaik sepanjang 2023, dikutip dari laman Collider, beberapa waktu lalu: 

Baca Juga

1. The Boogeyman

photo
Foto adegan film horor The Boogeyman. - (Dok 20th Century Studios)

 

 

Film horor supranatural arahan sutradara Rob Savage ini amat menakutkan. Mengadaptasi cerita pendek Stephen King dengan nama yang sama, film menceritakan Sadie Harper (Sophie Thatcher) yang berduka karena sang ibunda meninggal dunia, tapi harus menghadapi banyak hal aneh setelah sesosok asing datang ke kediamannya.

Berbagai detail adegan dalam film efektif memainkan rasa takut penonton. Ketidaktahuan akan wujud monster, adegan dengan lampu berkedip, juga suara-suara yang membikin merinding. Bahkan setelah film berakhir, penonton mungkin masih merasakan horor dan ketegangan.

2. Scream VI

photo
Salah satu adegan di film Scream VI. - (Dok Miramax)

 

Scream VI merupakan salah satu tayangan di waralaba Scream dengan cerita yang matang, juga memuat analisis lebih mendalam tentang viktimisasi dan persepsi tragedi publik. Selain itu, Scream VI menjadi sinema paling penuh kekerasan dan paling kejam di antara film-film Scream.  

Banyak momen ketegangan saat film ini perlahan mengungkap misterinya. Dibintangi Melissa Barrera dan Jenna Ortega, Scream VI lebih gelap dari film-film pendahulunya, juga dengan tema menarik seperti wawasan tentang keamanan kampus, teori konspirasi, maskulinitas beracun, dan obsesi media terhadap kekerasan.

3. Knock at the Cabin

photo
Aktor Dave Bautista (kiri) tampil di cuplikan film Knock at the Cabin. - (Dok Universal)

 

Dibuat berdasarkan novel populer The Cabin at the End of the World karya Paul Tremblay, film Knock at the Cabin arahan sutradara M Night Shyamalan juga amat mengesankan sebagai tayangan horor. Dalam cerita, dikisahkan sekelompok penjahat masuk ke kabin tempat sebuah keluarga sedang berlibur.

Para penjahat memberi tahu korban bahwa salah satu dari mereka harus mengorbankan nyawanya atau dunia akan berakhir. Hal itu memicu banyak adegan menegangkan. Penonton akan terhanyut saat keluarga tersebut berusaha melawan para penculiknya. Semua mengarah pada akhir yang sangat emosional.  

4. M3GAN

photo
Potongan film M3GAN. - ( Dok. Universal Studio)

 

Boneka pembunuh telah ditampilkan berkali-kali secara mengerikan dalam film horor selama beberapa dekade, sebut saja Chucky dan Annabelle. Dibutuhkan konsep unik untuk membuat film dengan penjahat serupa dan tidak terkesan sekadar tiruan.  

Film M3GAN berhasil menciptakan karakter boneka pembunuh baru, yakni hasil kecerdasan buatan (AI) yang diprogram untuk menjadi teman bagi anak yatim piatu. Namun, boneka ini menjalankan misinya terlalu serius dan akhirnya menjadi terlalu protektif sampai pada titik pembunuhan.  

5. The Pale Blue Eye

photo
Salah satu adegan di film The Pale Blue Eye. - (Dok. Netflix)

 

Film ini hadir di bioskop terlebih dahulu pada akhir 2022, kemudian tayang di Netflix di Januari 2023. Dimulai seperti tayangan thriller dengan aksi investigasi, sutradara Scott Cooper kemudian memasukkan elemen horor gotik seiring durasi.

Plotnya mengisahkan detektif Augustus Landor (Christian Bale) yang menyelidiki serangkaian pembunuhan di Akademi Militer Amerika Serikat, dengan bantuan kadet militer Edgar Allan Poe (Harry Melling) pada tahun 1830. Meski tak banyak jumpscare di film ini, akhir ceritanya memberikan horor psikologis dan kengerian yang melekat.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement