Kamis 16 Nov 2023 14:59 WIB

WHO Tetapkan Kesepian Jadi Prioritas Kesehatan Global

Peneliti menggambarkan kesepian sebagai ancaman kesehatan yang sering diabaikan.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Friska Yolandha
Ilustrasi Wanita Kesepian. WHO Tetapkan Kesepian sebagai prioritas kesehatan global.
Foto: pixabay
Ilustrasi Wanita Kesepian. WHO Tetapkan Kesepian sebagai prioritas kesehatan global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan kesepian sebagai salah satu prioritas kesehatan global. WHO meluncurkan Komisi Hubungan Sosial, yang berfokus pada mengatasi ancaman kesehatan dari epidemi kesepian global selama tiga tahun ke depan.

Komisi ini bertujuan untuk memahami kesepian sebagai isu kesehatan yang mendesak, mengkaji perkembangan ilmiah terbaru, serta merancang strategi untuk mendukung masyarakat dalam memperkuat hubungan sosial mereka. Komisi ini dipimpin oleh Utusan Pemuda Uni Afrika, Chido Mpemba, dan Ahli Bedah Umum AS, dr Vivek Murthy.

Baca Juga

Keduanya telah lama memberikan perhatian pada risiko isolasi sosial dan mendorong masalah ini menjadi salah satu fokus utamanya selama bertugas.

Dr Murthy menggambarkan kesepian sebagai ancaman kesehatan yang sering diabaikan dan sekarang telah menjadi permasalahan yang merata. Menurutnya, kesempatan untuk mengubah paradigma tersebut sudah ada.

 

“Sudah terlalu lama, kesepian berada di balik bayang-bayang, tidak terlihat dan kurang dihargai, mendorong penyakit mental dan fisik. Sekarang, kita punya kesempatan untuk mengubahnya,” kata dr Murthy, dilansir CNN, Kamis (16/11/2023).

Anggota komite dan Kepala Petugas Kesehatan di Google, dr Karen DeSalvo menyampaikan bahwa kepedulian yang baik harus diterapkan dalam konteks hubungan sosial. Dia mencatat bahwa dalam pengalaman sebagai dokter dan komisaris kesehatan di New Orleans, kepedulian itu penting, namun harus dipahami dalam konteks.

Dia juga menyoroti bagaimana isolasi sosial dapat memberikan dampak pada kesehatan seseorang, bahkan dalam situasi medis yang sederhana seperti nyeri dada.

Isu kesepian semakin mendapat perhatian....

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement