Selasa 07 Nov 2023 09:05 WIB

Gangguan Sarat Tepi Harus Segera Ditangani Sedini Mungkin, Jangan Abaikan Gejala Awalnya

Dokter perlu mendengarkan keluhan terutama sensasi terbakar pada ujung tubuh.

Neuropati (ilustrasi). Segera konsulati ke dokter jika merasakan gejala sensasi terbakar ada ujung tubuh.
Foto: neuropathy911.com
Neuropati (ilustrasi). Segera konsulati ke dokter jika merasakan gejala sensasi terbakar ada ujung tubuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis neurologi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Dr Rizaldy Taslim Pinzon mengatakan penanganan sedini mungkin amat penting bagi pengidap neuropati perifer. Hal itu bertujuan supaya kerusakan pada sistem saraf tubuh tidak semakin meluas.

“Lakukan diagnosis segera dan pengobatan segera. Jangan menunda ataupun ragu merujuk pasien untuk tes kesehatan rinci seperti tes saraf,” kata Rizaldy dalam forum bincang media oleh P&G Health dalam rangka Hari Diabetes Sedunia 2023 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (6/11/2023).

Baca Juga

Praktisi kesehatan harus mendengarkan keluhan pasien khususnya jika mereka mengeluhkan sensasi terbakar dan nyeri pada ujung tubuh misalnya tangan dan kaki serta kesulitan tidur karena hal tersebut bisa jadi merupakan gejala neuropati perifer.

Neuropati perifer adalah gangguan pada saraf tepi sehingga menimbulkan sensasi kebas, kesemutan, rasa seperti tertusuk, dan sensasi panas pada bagian ujung tubuh, misalnya tangan dan kaki. Kerusakan saraf tepi bisa mengenai sistem saraf sensorik atau perasa, sistem saraf motorik, sistem saraf otonom, atau kombinasi dari ketiga sistem saraf tersebut.

 

Diabetes adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan munculnya neuropati perifer.

Dokter yang menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Universitas Gadjah Mada itu mengatakan setelah mendapatkan diagnosis neuropati, praktisi kesehatan hendaknya tidak hanya memberi penanganan untuk meredakan gejalanya, tapi, juga untuk mempertahankan fungsi saraf dan mencegah kerusakan memburuk.

Salah satu cara penanganan diagnosis neuropati yang dapat memperbaiki fungsi saraf adalah melalui pemberian obat kombinasi vitamin B kompleks yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12. Rizaldy mengatakan, berdasarkan penelitian yang ia lakukan pada 400 pengidap neuropati perifer dengan kondisi yang beragam, obat kombinasi vitamin B tersebut telah terbukti kemanjurannya.

“Pemberian vitamin B kompleks untuk pengidap neuropati perifer juga harus dilakukan sedini mungkin karena jika sistem saraf sudah rusak, tidak ada lagi yang bisa dilakukan,” ucap Rizaldy yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) itu.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement