Selasa 31 Oct 2023 12:40 WIB

TikToker Ini Ngaku Diiming-imingi Uang untuk Bela Israel, Reaksinya: Ini Menjijikkan

TikToker Guy Christensen kerap membuat konten yang mendukung Palestina.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Tangkapan layar konten Guy Christensen yang mengaku ditawari uang 5.000 dolar AS agar mau membela Israel.
Foto: Dok. Tiktok/@@yourfavoriteguy
Tangkapan layar konten Guy Christensen yang mengaku ditawari uang 5.000 dolar AS agar mau membela Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang influencer asal Amerika Serikat, Guy Christensen, mengunggah sebuah informasi yang membuat gempar warganet. Lewat akun TikTok @yourfavoriteguy, Christensen menunjukkan isi sebuah email yang dia dapat dari organisasi zionis.

Secara terang-terangan, organisasi itu menawarkan uang imbalan sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp 79 juta) untuk Christensen jika dia bersedia membuat konten yang mendukung Israel. Hal itu menunjukkan cara kerja sistematis Israel yang berani membayar mahal para kreator konten guna memengaruhi opini publik.

Baca Juga

"Lima ribu dolar AS. Aku baru saja ditawari sejumlah itu untuk memberi dukungan kepada Israel. Organisasi zionis mengirimkan email kepadaku pagi ini dan mengatakan bahwa mereka telah mengikuti kontenku di TikTok," kata Christensen pada video yang dia unggah sepekan yang lalu.

Sejak konflik Israel-Palestina kembali memanas, Christensen yang biasanya mengunggah konten tentang game memang kerap membuat unggahan yang mendukung Palestina. Dia menolak keras genosida dan mengecam serangan yang digencarkan Israel di Gaza.

Dalam email dari organisasi zionis yang diunggah Christensen, tertulis bahwa organisasi itu mengapresiasi sang TikToker terkait isu di Timur Tengah. Organisasi itu berdalih mencari kesepahaman, dan hendak menawarkan "peluang sponsor".

"Kami telah memperhatikan dukungan Anda terhadap hal-hal terkait Palestina dan kami menghargai dedikasi Anda untuk isu ini. Bagaimanapun, kami yakin ada sejumlah kesalahpahaman dan mispersepsi terkait Israel dan Anda sudah jatuh dalam kebohongan para anjing gila," demikian penggalan isi email itu.

Surat elektronik itu lantas dengan gamblang menawari 5.000 dolar AS jika Christensen mau melakukan siaran live yang menunjukkan dukungan terhadap Israel. Mereka juga berjanji menyediakan sumber dan para pakar yang bisa membuat Christensen melihat kebenaran. Menurut organisasi itu, suara Christensen sangat berpengaruh, dan mereka berharap dia tidak terus-menerus menyebarkan kebohongan "para teroris".

Menanggapi itu, Christensen terlihat melontarkan kecaman bernada keras di videonya. Dia mengaku selama ini sudah mendapat cerita dari para kreator lain yang ditawari sejumlah uang untuk mendukung Israel, tapi baru kali ini dia mengalaminya sendiri.

"Ini mengerikan. Aku tidak akan berhenti mendukung Palestina dengan bayaran uang berapa pun. Kalian tidak bisa membeli dukungan terhadap genosida. Ini menjijikkan. Kalian (organisasi zionis) menyebut mereka (Palestina) anjing rabies dan teroris. Sangat rasis. Ini tidak bisa dibiarkan. Bebaskan Palestina," ucap Christensen.

Tidak hanya lewat akun TikTok, Christensen juga menyuarakan seruan membebaskan Palestina lewat kanal Youtube dan media sosial Instagram. Bahkan, di bio Instagram @guychristensen_, ada tautan ajakan berdonasi lewat Medical Aid for Palestinians.

Dalam situs tautan itu disebutkan bahwa dana yang terhimpun akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina yang terdampak konflik di Gaza, termasuk pasokan medis, dukungan layanan kesehatan. Bantuan juga disalurkan ke kamp pengungsi Palestina di Lebanon.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement