Kamis 12 Oct 2023 14:44 WIB

Perbedaan Nyeri Payudara yang Normal dan tidak, Wanita Harus Tahu

Rasa nyeri di payudara sering membuat kita khawatir.

Rep: Desy Susilawati / Red: Qommarria Rostanti
Kesehatan payudara (ilustrasi). Ada beberapa nyeri payudara yang tergolong normal dan tidak.
Foto: www.freepik.com
Kesehatan payudara (ilustrasi). Ada beberapa nyeri payudara yang tergolong normal dan tidak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasa sakit yang muncul di payudara selalu menakutkan dan mengejutkan. Skenario terburuk mungkin terlintas di benak Anda, menyebabkan panik terhadap kemungkinan risiko kanker payudara.

Kanker payudara merupakan hal yang memprihatinkan. Meskipun intervensi medis seperti mammogram, ultrasonografi, biopsi, dan pengujian genetik dilakukan untuk membantu mengatasi penyakit ini, tetap saja sulit untuk tidak khawatir ketika Anda merasakan nyeri payudara.

Baca Juga

“Hal yang paling penting untuk diketahui adalah nyeri payudara cukup umum terjadi,” kata dr Marleen Meyers, ahli onkologi medis dan direktur Program Survivorship Pusat Kanker Perlmutter di NYU Langone Health seperti dilansir Huffington Post, Kamis (12/10/2023).

“Dalam banyak kasus, hal ini tidak terkait dengan patologi yang signifikan. Namun Anda juga tidak pernah bisa mengatakan bahwa nyeri payudara bukan disebabkan oleh kanker,” kata dia lagi.

 

Berikut ini yang perlu diketahui tentang berbagai macam nyeri payudara dan rekomendasi perawatan dokter:

1. Nyeri payudara setiap bulan 

Nyeri payudara pada waktu yang sama setiap bulan tidak terlalu mengkhawatirkan. “Menurut saya jenis nyeri payudara yang paling umum berhubungan dengan periode menstruasi,” kata Meyers.  

Dalam hal ini, Anda mendapatkan riwayat yang jelas. Anda mengalami banyak nyeri payudara yang cenderung terjadi sekitar satu atau dua pekan sebelum periode menstruasi. 

Nyeri yang berhubungan dengan menstruasi seringkali terasa tumpul atau pegal, dan bisa juga berhubungan dengan pembengkakan payudara. Biasanya bukan rasa sakit yang tajam. "Dan dalam kasus nyeri yang berhubungan dengan menstruasi, biasanya akan mempengaruhi kedua payudara,” ujarnya.

2. Nyeri payudara bisa menjadi tanda kehamilan

Bagi banyak orang, nyeri payudara adalah salah satu tanda awal kehamilan. Faktanya, sebuah penelitian pada 2013 menemukan bahwa 76 persen ibu hamil mengalami nyeri atau nyeri payudara pada trimester pertama.

Menurut Verywell Health, nyeri seperti ini dapat menyebabkan rasa berat, nyeri tekan, atau kesemutan pada payudara, dan puting Anda mungkin merupakan bagian yang paling nyeri.

3. Kafein juga dapat menyebabkan nyeri payudara

“Kafein dapat menjadi pemicu nyeri payudara pada banyak wanita, jadi, ada wanita yang sangat sensitif terhadap kafein,” kata dr Regina Hampton, seorang ahli bedah payudara di wilayah Washington, DC. 

Ini berarti kopi, teh berkafein, soda, dan minuman berenergi semuanya bisa menjadi alasan di balik nyeri payudara pada seseorang. “Biasanya, untuk mencoba dan mencari tahu, kami meminta mereka melakukan uji coba dengan mengurangi atau menghilangkan kafein sama sekali,” katanya. Membatasi asupan kafein (atau menghindarinya sama sekali) dapat meredakan nyeri semacam ini.

4. Nyeri payudara secara acak

Para ahli mengatakan rasa sakit yang muncul secara acak lebih mengkhawatirkan. Jika tidak sesuai dengan siklus menstruasi, kehamilan, atau kafein Anda, sebaiknya waspadai. "Rasa sakit seperti ini mungkin lebih tajam," kata Meyers. 

Jadi kemungkinan besar akan terasa lebih menyakitkan daripada nyeri tekan siklis dan juga bisa lebih persisten. “Bisa konstan atau bisa juga intermiten,” ujarnya.

5. Nyeri hanya pada satu payudara yang berlangsung selama berpekan-pekan

Nyeri payudara yang berhubungan dengan faktor seperti menstruasi umumnya terjadi di kedua payudara. “Sering kali, nyeri payudara akan menjadi lebih mengkhawatirkan jika nyeri tersebut terlokalisasi pada satu payudara, bukan pada kedua payudara,” kata Meyers.

Khususnya, jika nyeri terjadi di tempat yang sama di salah satu payudara dan Anda melihat ada benjolan, tebal atau penuh, sebaiknya segera periksa ke dokter. "Ciri lain yang mengkhawatirkan dari nyeri payudara adalah jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa pekan," kata Meyers.

Terutama bila nyeri semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Ini akan menjadi alasan lain untuk segera mencari pertolongan medis. Nyeri yang berlangsung selama berpekan-pekan bukan hal yang normal dan harus ditangani oleh dokter Anda.

6. Rasa sakit yang tidak biasa 

Andalah yang paling mengenal tubuh Anda, jadi Anda mungkin tahu ketika ada sesuatu yang tidak beres. Hampton mengatakan penting bagi orang-orang untuk mendengarkan firasat tersebut. 

“Mengenai rasa sakit adalah rasa sakit yang tidak biasa dan tidak biasa mereka alami. Apa pun yang terlihat atau tidak terasa normal adalah sesuatu yang harus diperiksa,” kata Hampton. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement